Mengenal Jenis Rajutan Bahan Kaos Sablon

Mengenal Jenis Rajutan Bahan Kaos Sablon

posted by Custom on March 13, 2014

Selain bahan kain, beberapa bahan baku sablon kaos juga sering dibedakan berdasarkan rajutan kain. Beda teknik jelas beda karakter yang didapat. Dan hal ini biasanya disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter kaos tersenbut diciptakan. Secara umum, terdapat 5 tipe rajutan yang bisa kita lihat dari bahan baku kain untuk kaos. Beberapa rajutan bersifat dasar, sementara tipe rajutan lain biasanya mengkombinasi tipe rajutan satu dengan yang lain, atau menggunakan bahan berbeda di satu rajutan. Secara umum, berikut tipe rajutan kain yang sering kita jumpai di berbagai produk kaos di Indonesia.

  1. Single Knittt, seperti namanya, cara kerja rajutan ini adalah menggunakan jarum tunggal. Dimana motif serat kain yang ada memiliki karakter sejajar atau searah. Jenis rajutan ini biasanya dengan mudah kita jumpai pada jenis kain combed. Secara keseluruhan, rajutan ini biasanya akan meninggalkan beberapa karakter khas. Seperti serat kain yang rapat dan padat. Kekurangannya, serat menjadi kaku dan kurang lentur. Dan jenis rajutan inilah yang kerap kita jumpai di kebanyakan jenis sablon kaos.
  2. Double Knitt, teknik rajutan ini pada dasarnya adalah kombinasi berlawanan dari teknik Single Knitt. Yang artinya, teknik dilakukan dengan dua jarum yang dilakukan secara atas bawah atau kanan kiri, namun dengan arah yang jelas. Dibanding dengan teknis sambungan sebelumnya, dengan cara ini kain yang digunakan biasanya memiliki karakter tidak rapat, tapi kenyal, lembut dan lentur. Karena karakternya yang lembut, membuat kain dengan rajutan double knitt sering digunakan untuk bahan dasar pakaian bayi dan anak-anak. Tak hanya itu, untuk pakaian dewasa, bahan ini juga kerap digunakan, meski secara umum orang biasa menyebut istilah ini dengan sebutan “interlock”
  3. Lacoste, dibanding dengan dua rajutan diatas, teknik rajutan berikut memiliki karakter terstruktur, yang artinya, rajutan sengaja dibentuk dengan motif tertentu. Seperti kotak, bulat segitiga dan sebagainya. Jenis rajutan ini biasanya digunakan untuk kain pique dan cuti. Kain dengan Jenis rajutan ini biasanya digunakan untuk jenis kaos Polo Shirt dan sablon kaos kerah
  4. Striper atau Yarn Dye. Tak memiliki teknik rajutan khusus, jenis ini biasanya hanya bermain pada jenis benang yang digunakan. Dimana dengan teknik ini biasanya digunakan minimal dua jenis benang. Yang penggunaannya dapat dilakukan secara bergantian. Sehingga motif warna yang muncul bisa lebih bervariatif (Yarn Dye). Karena dilakukan dengan dua warna dan teknik khusus, kain dengan rajutan teknik ini biasanya tidak bisa digunakan bolak balik. Dengan teknik menggunakan singgle Knitt dan double knitt. Jenis kain dan rajutan ini biasanya digunakan untuk kaos dewasa baik pria dan wanita serta jenis kaos polo shirt.
  5. Drop Needle, atau Rajutan. Berbeda dengan teknik sebelumnya, teknik ini pengguna memungkinkan dapat memakai kaos secara terbalik. Tipe kaos dengan rajutan ini umumnya memiliki tekstur garis lurus vertikal, lembut dan lentur. Biasa digunakan untuk kaos singlet, kaos jenis rib Leher, T-shirt body fit dan sebagainya