Cara Rawat kaos polos Agar Bebas Jamur

Cara Rawat kaos polos Agar Bebas Jamur

posted by Custom on September 24, 2014

Dibandingkan dengan bahan yang lain, cotton yang dipakai untuk sablon kaos kadang-kadang akan memberi dampak yang nyaman untuk tubuh. Sayangnya, tanpa perawatan yang baik, tidak hanya kaos yang akan menjadi rusak, tapi bisa jadi Kamu akan mengalami masalah kesehatan, terutama masalah jamur. Dibandingkan bahan sintetis lain untuk kaos, bahan katun dikenal sangat baik dalam meresap cairan. Hal ini dikarenakan serat alami kapas yang berada dalam cotton bersifat kapiler saat bertemu dengan cairan. Disatu sisi hal ini akan membuat tubuh tetap kering, karena keringat dibadan akan terserap dengan sempurna di kaos. Namun disisi lain, hal itu akan mendatangkan masalah kesehatan karena sifat kapiler tersebut.

Berawal dari proses peresapan cairan, biasanya kaos akan menjadi lembab. Tidak jadi masalah kalau hal ini kemudian diatasi dengan proses pembersihan yang baik, namun akan menjadi masalah jika hal ini kurang diperhatikan dan kaos menjadi lembab dalam waktu yang lama. Karena secara otomatis hal ini akan menjadi habitat yang baik untuk tumbuh jamur yang nantinya akan memberi dampak negatif bagi kesehatan kulit. Banyak hal yang membuat kaos selalu menjadi lembab. Selain keringat, alur pencucian yang tak diakhiri langsung dengan pengeringan yang baik, atau pengeringan yang dilakukan hanya sebentar mengakibatkan kaos menjadi benar-benar tidak kering

Hampir semua bagian kaos polos pada dasarnya berdaya menjadi tempat berkembang biak yang potensial bagi jamur, bahkan dibagian sablon kaos. Tapi beberapa bagian lipatan kadang-kadang sering menjadi bagian paling sulit yang susah terkena sinat matahari (alur pengeringan). Untuk itu, ada baiknya saat mensetelika, jangan lupa mengeringkan bagian-bagian ini agar tidak lembab. Selain itu, ada baiknya Kamu tidak menggunakan kaos polos terlalu lama. Terlebih jika hal tersebut Kamu gunakan untuk beraktivitas tinggi yang berdaya mendatangkan banyak keringat. Cuci setelah dipakai berkeringat, dan simpan di tempat yang kering dan berangin. Hal ini akan menurunkan potensi kaos menjadi sarang jamur, dan kulit secara otomatis terbebas dari masalah jamur.

Satu tips yang mungkin berguna, beda warna beda pula lama alur pengeringan (menjemur). Seperti warna hitam, kadang-kadang cukup dilakukan secara singkat. Karena alur peresapan panas yang baik. Selain itu, alur penjemuran yang terlalu lama akan merusak warna utama kaos polos atau kaos sablon kesayangan Kamu. Sementara untuk kaos berwarna utamanya putih, alur pengeringan bisa dilakukan lebih lama. Karena mudah kotor terutama berdaya merusak sablon kaos karena sinar ultraviolet, sebaiknya alur pengeringan pakaian juga dapat dilakukan dengan cara ditaruh di depan kipas angin.