Cara Membersihkan Print Kaos dari Jamur

Cara Membersihkan Print Kaos dari Jamur

posted by Custom on October 13, 2014

Mungkin kita memiliki kaos print yang sangat kita sukai, namun sayangnya saat kita sering menggunakan kaos tersebut kadang akan muncul jamur hitam. Tumbuhnya jamur tersebut dikarenakan kaos terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat, sebab banyaknya keringat tersebut akan membuat kaos berubah lembab sehingga menjadi tempat ideal bagi tumbuhnya jamur di kaos kita. Mungkin bagi print kaos warna yang berwarna gelap jamurnya tidak akan terlalu kentara, namun untuk kaos yang berwarna putih jamur itu akan sangat terlihat dan mengganggu penampilan kita. Karena itulah kita perlu untuk membersihkan kaos dari jamur yang mengganggu, namun tidak usah khawatir karena hal tersebut dapat dilakukan dengan cara yang mudah.

 

Membersihkan print kaos murah dengan mudah

  1. Lihat apakah jamur yang menempel pada print kaos custom tersebut sangat parah, coba gunakan sikat gigi bekas untuk menggosok jamur agar sebagian besarnya rontok. Jangan khawatir jika tidak semua jamur rontok karena ada bagian jamur yang sudah terlanjur masuk ke dalam serat kain sehingga memang tidak akan dapat lepas dengan mudah. Karena itulah kita harus melakukan cara lain untuk menyingkirkan jamur tersebut.
  2. Siapkan ember kecil dan isi dengan tiga cangkir air serta satu cangkir cuka, aduk sebentar agar cuka tercampur rata dengan air. Masukkan print kaos berkualitas milik kita dan pastikan bagian dimana tumbuh jamur basah. Dengan tangan, gosok-gosok bagian yang tumbuh jamur tersebut sampai jamurnya terkelupas. Memang tidak seluruhnya tidak akan terkelupas tapi cara ini akan bagus untuk menghilangkan lebih banyak jamur dibandingkan cara pertama.
  3. Cuci print kaos satuan seperti biasa untuk membersihkan sisa jamur yang masih menempel di kaos.
  4. Saat kita akan membilas kaos desain sendiri yang selesai dicuci tambahkan satu cangkir cuka ke dalam air pembilasnya. Cuka tersebut akan berfungsi sebagai disinfektan bagi jamur agar tidak tumbuh kembali. Selain itu bau busuk yang diakibatkan oleh jamur akan terkalahkan oleh bau dari cuka, tetapi kita tidak perlu khawatir karena bau dari cuka itu sendiri akan cepat hilang setelah kaos kering.
  5. Jika jamur masih belum hilang sepenuhnya dari sablon kaos kita bisa mengulangi cara ini beberapa kali sampai seluruh jamur dapat dibersihkan.
  6. Biasanya kaos pada bagian yang ditumbuhi jamur akan menjadi tipis, karena itulah lebih baik jika kita menambahkan kain ke bagian dalam kaos pada tempat tersebut agar kaos tidak mudah sobek.
  7. Jemur kaos di tempat yang banyak anginnya, namun pastikan kaos dapat benar-benar kering agar tidak ada jamur lain yang dapat tumbuh. Cucian kaos yang tidak dikeringkan dengan baik adalah salah satu penyebab jamur dapat tumbuh subur di permukaan kaos.