Tips Membuat Desain Kaos Sablon dengan Photoshop

posted by on November 11, 2013

Selain bahan kaos polos yang digunakan, desain sablon sering menjadi elemen terpenting dalam sebuah kaos sablon. Dalam pemenuhan kebutuhan, banyak cara yang bisa kita lakukan dalam hal ini. Diantaranya mencari di internet lalu kemudian mengolahnya kembali di komputer dengan menggunakan perangkat lunak desain, seperti photoshop.

Beberapa orang sering puas dengan gambar yang mereka dapat dari internet yang kemudian ditempel langsung ke kaos polos dengan cara sablon digital atau menggunakan alat DTG. Namun pertanyaannya apakah gambar tersebut sangat bagus bahkan sempurna setelah ditempel di kaos? Bisa jadi hal tersebut sering tidak sesuai saat seperti kita melihatnya di komputer. Untuk itu, sebelum memutuskan menyablon, ada baiknya jika Anda belajar desain dengan perangkat lunak populer yang implementasinya mudah jika sering dilatih, seperti Photoshop.

Bagi sebagian orang, software karya Adobe ini sangat familiar, terutama digunakan sebagai perangkat lunak editing foto. Bagi pemula, tools dan penggunaannya yang mudah, membuat perangkat ini juga sering digunakan untuk editing desain sederhana untuk keperluan sablon kaos printing atau sablon.

Jika Anda ingin memulai hal tersebut dengan photoshop, berikut tips yang mungkin akan berguna bagi Anda:

  1. Sebelum membuka photoshop, ada baiknya Anda menentukan gambar yang akan digunakan. Cara ini bisa Anda dapatkan dengan banyak cara. Mulai dari foto yang Anda buat, atau gambar dari internet. Untuk hasil yang maksimal, cari gambar beresolusi tinggi, agar saat dibesarkan resolusi gambar tidak pecah.
  2. Untuk desain vektor, anda bisa mencari dengan keyword 'Template Kaos'. Umumnya banyak template yang terupload, yang jika Anda gunakan pribadi (tidak komersial), rasanya tidak akan melanggar hak cipta. Terutama jika gambar ini nantinya akan Anda kembangkan melalui Photoshop.
  3. Untuk mendapatkan potongan gambar yang diinginkan, dan memisahkan latar belakang yang tidak diinginkan gunakan tool bernama Magic Want Tool atau sejenisnya. Lakukan editing sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan, sehingga didapat bentuk atau gambar seperti yang diinginkan.
  4. Untuk menambah elemen lain, gunakan layer baru agar tak merusak gambar yang lama. Caranya dengan menekan tombol Ctrl + J. Gambar layer baru bisa Anda tambahkan elemen gambar atau tulisan yang diperlukan.
  5. Untuk mengatur kualitas adjusment bisa Anda lakukan dengan menekan tombol Ctrl + L. Atur corak dan kecerahan sesuai dengan kebutuhkan. Lakukan berulang-ulang dengan proses perbandingan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Gabung tiap layer untuk hasil akhir. Jika diperlukan elemen lain, gabung hasil akhir dan buka di software editing lain, seperti CorelDraw dan sebagainya.

Sebenarnya, dalam hal desain print kaos dan sebagainya, photoshop bukan satu-satunya perangkat lunak yang bisa dan sering digunakan oleh banyak orang. Beberapa template bahkan membuat cara ini semudah membalik telapak tangan dengan beberapa elemen yang hanya tinggal ditempel. Sementara beberapa orang sangat puas dengan software desain seperti Corel Draw, I-Design dan sebagainya.