Kumpulan artikel print baju dengan tag print DTG - 1

Posts Tagged with print DTG

Cara Menentukan Jasa Sablon Kaos yang Tepat

posted by Custom on October 20, 2015

Kaos adalah jenis baju yang sangat cocok digunakan saat bersantai dengan gaya kasual. Sablon kaos merupakan salah satu cara untuk membuat baju yang semula polos menjadi menarik, baik dengan sablon digital maupun sablon DTG yang menggunakan print DTG. Pemilihan jasa sablon juga harus diperhatikan karena setiap jasa memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing saat print kaos.

Tips Memilih Jasa Sablon Kaos yang Tepat

  1. Alamat. Aspek terpenting dalam pemilihan jasa sablon baju adalah alamat yang jelas. Alamat yang dimaksud adalah alamat kantornya, baik lokasi maupun alamat website yang dimiliki. Karena terdapat beberapa kantor yang terpisah dengan tempat printing kaos. Untuk lokasi, lebih baik langsung didatangi agar bisa melihat secara pasti apakah jasa tersebut dapat dipercaya. Sedangkan untuk alamat website, gunakanlah jasa yang dapat melihat keamanan website tersebut. Setelah itu barulah menghubungi customer service untuk mengetahui penjelasan lebih lanjut. Apabila alamat yang dipilih tidak jelas maka dimungkinkan membuat Anda merugi.
  2. Aspek kaos. Setiap baju memiliki beberapa jenis bahan dan ketebalan yang berbeda. Untuk itu, mengetahui bagaimana kaos yang akan disablon menjadi sangat penting guna mempermudah komunikasi dengan pihak penyedia jasa saat print kaos. Agar kita merasa yakin dan tidak salah dalam memilih bahan baju yang nyaman. Bahan yang tepat untuk sablon baju adalah baju yang bisa dipakai untuk jangka panjang, tidak luntur, tidak melar dan tidak menyusut. Bahan kaos yang ada adalah katun combed, CVC, TC, katun carded dan polyster. Pakaian dengan bahan polyster dan catun carded kurang cocok untuk menjadi pilihan sablon baju karena seratnya tidak rata dan tidak bisa menyerap keringat. Setiap bahan juga memilki tipe sablonnya masing-masing, bisa sablon DTG ataupun sablon digital. Hal tersebut dapat dilihat dari print kaos yang akan dihasilkan.
  3. Waktu penyelesaian. Mengetahui waktu penyelesaian print kaos juga diperlukan agar Anda dapat mengira apakah baju bisa digunakan disaat yang dibutuhkan. Tapi, bukan berarti jasa dengan waktu penyelesaian print kaos lama memiliki kualitas yang jelek. Tanyakan kepada pihak jasa sablon, berapa lama mereka menyelesaikan sablon kaos. Jika itu terasa lama, pastikan apakah hal itu karena mereka menjaga kualitas printing kaos jadi membutuhkan waktu yang lama. Jika iya, tidak ada salahnya untuk Anda mempercayakan pada jasa sablon kaos. Penyelesaian yang lama juga dapat dipengaruhi oleh jenis sablon yang dipilih, yaitu sablon DTG dan sablon digital. Dengan menggunakan print DTG, jenis sablon ini bisa selesai dengan waktu yang lebih cepat.
  4. Jumlah dan warna sablon kaos. Saat pemesanan sablon baju, jangan lupa untuk memastikan jumlah baju dan warna yang akan digunakan. Pada umumnya, semakin banyak jumlah baju yang akan di sablon dan semakin sedikit jumlah warna maka semakin rendah pula uang yang akan dikeluarkan. Jika sebelum print kaos, ada perubahan jumlah atau desain, langsung hubungi pihak jasa dan tanyakan apakah harus tambah biaya.
  5. Jenis sablon kaos. Untuk menentukan jenis sablon, sesuaikan dengan kain baju terlebih dahulu agar printing kaos dapat berjalan dengan lancar. Beberapa jenis sablon yang sering digunakan adalah foam, glow in the dark, dan sablon pigmen. Penggunaan sablon pun bisa dengan sablon digital atau sablon DTG. Setiap jenis sablon memiliki keunggulannya masing-masing dalam printing kaos. Sablon DTG biasanya menggunakan print DTG yang lebih berkualitas.
  6. Harga. Sebelum memilih penyedia jasa, hendaknya Anda membandingkan harga yang ditawarkan dengan perusahaan-perusahaan lain. Sewajarnya jika Anda memilih harga yang murah dalam print kaos. Tapi pada kebanyakan kasus, ada uang ada barang. Jadi tak apa jika dengan harga yang lebih mahal tapi menghasilkan sablonan yang berkualitas. Harga tersebut juga dapat ditentukan oleh jenis sablon. Sablon DTG cenderung memiliki harga yang lebih mahal karena kualitasnya yang lebih baik dan menggunakan print DTG.

Demikian adalah beberapa tips pemilihan jasa sablon. Semoga artikel ini dapat membantu kita untuk memilih jasa sablon yang tepat.

Read more...

Bahan Kaos yang Sering Digunakan Untuk Sablon Kaos

posted by Custom on August 18, 2015

Bahan ini mempunyai berbagai macam jenis sesuai fungsinya. Tak sembarang bahan bisa digunakan untuk sablon baju. Jika bahan yang digunakan tidak cocok, maka hasil sablon kaos akan jelek dan bahkan mudah mengelupas. Setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing saat digunakan untuk sablon kaos. Salah satu cara sablon baju yang terkenal adalah sablon DTG. Sablon ini memiliki print kaos yang cukup bagus.


Inilah Bahan Kaos yang Sering Digunakan dalam Sablon Kaos

  1. Katun Combed. Bahan jenis ini terbuat dari serat kapas alami 100%. Kelebihan yang dimiliki dari jenis bahan ini adalah terletak pada teksturnya, yaitu terasa dingin, halus, dan mudah menyerap keringat sehingga sangat nyaman saat digunakan. Katun combed memiliki banyak jenis bahan kaos sesuai ketebalannya. Jenis yang sering digunakan adalah 30s, juga 24s, serta 20s yang paling disukai oleh banyak distro karena paling murah dan nyaman saat dikenakan. Pada kaos distro biasanya menggunakan print kaos jenis sablon DTG. Sablon ini memiliki printing kaos yang cukup baik dan mirip dengan sablon digital. Banyak print DGT yang dijual sehingga bisa Anda lakukan sendiri.
  2. Cardet. Bahan cardet mempunyai kualitas di bawah katun combed, karena jenis ini merupakan KW 1 dari kain katun. Serat dari cardet sedikitn kurang rapi dan halus sehingga agak kasar saat dibuat menjadi pakaian. Karena kualitas yang berada di bawah katun, pastilah harganya juga lebih murah. Bahan ini sering digunakan untuk pembuatan seragam pabrik, kaos oblong, dan masih banyak lagi. Bahan ini bisa menggunakan sablon DTG karena print DTG mempunyai kualitas rekat yang lebih bagus daripada sablon digital.
  3. Polyester. Jenis bahan ini memiliki serat benang yang lebih tipis dari kain katun, karena terbuat dari ester. Kekurangan dari jenis ini adalah teksturnya yang kasar dan tidak bisa menyerap keringat. Sehingga akan terasa panas dan tidak nyaman apabila dikenakan. Untuk menghasilkan print kaos yang baik maka digunakan sablon digital. Meskipun daya rekatnya kurang tapi printing kaos lebih praktis daripada yang lain.
  4. Teteron Cotton (TC). Bahan ini merupakan kombinasi dari polyester dan katun. Perbandingannya adalah 65 polyester dan 35 katun. Kelebihan dari kain ini adalah tidak mudah melar dan kusut, meskipun telah dipakai berkali-kali. Tetapi kain ini juga memiliki kekurangan. Kekurangannya yaitu bahan ini tidak bisa menyerap keringat dengan baik karena jenis ini didominasi bahan polyester. Sehingga kurang nyaman apabila dikenakan saat suasana panas. Printing kaos yang cocok untuk bahan ini adalah sablon digital. Jika menggunakan print DGT, maka sablon kaos yang dihasilkan akan lebih rekat.
  5. Viscose. Bahan ini lebih dikenal dengan nama rayon. Tekstur yang dimiliki hampir sama dengan kapas, yaitu lembut dan memiliki warna yang sangat cemerlang. Pada umumnya bahan ini sering digunakan sebagai penambah tingkat kenyamanan pada serat sintesis. Selain itu, bahan ini tahan dengan kelembapan yang tinggi. Harga yang dipasang untuk bahan ini cukup mahal karena melihat dari kesan mewah yang diberikan. Ditambah dengan print kaos yang membuatnya lebih mahal. Mungkin bahan ini akan lebih cocok dengan sablon DTG karena bahannya yang hampir mirip dengan kapas sehingga memerlukan sablon kaos yang lebih rekat.
  6. Cotton Viscose (CVC). Bahan ini merupakan kombinasi dari 55 persen katun combed dan 45 persen dari bahan viscose. Bahan ini cukup nyaman saat dikenakan karena perpaduannya lebih banyak mengandung katun combed yang mudah menyerap keringat. Selain itu, karena lebih banyak mengandung katun maka lebih cocok menggunakan sablon DTG. Sehingga sablon baju akan lebih rekat menggunakan print DTG.
  7. Hyget. Bahan ini terbilang sangat murah karena terbuat dari plastik. Dengan harga yang murah maka kualitasnya pun juga kurang. Terasa kurang nyaman saat dikenakan. Hyget sangat cocok bila menggunakan sablon digital. Namun jika Sablon baju yang digunakan untuk jenis ini memiliki kualitas printing kaos yang rendah maka akan miss. Bahan ini sering digunakan untuk keperluan kampanye pemilu. Sehingga kurang cocok jika menggunakan sablon DTG yang mempunyai harga lebih mahal. Dan print kaos yang lebih bagus.

Selain bahan, print kaos juga perlu diperhatikan untuk menghasilkan baju yang berkualitas. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita tentang sablon kaos sehingga memudahkan kita untuk menjadi pemula di bidang ini.

Read more...

3 Jenis Sablon Kaos: Kelebihan dan Kekurangannya

posted by Custom on August 31, 2015

Bisnis sablon kaos merupakan salah satu bisnis yang cukup menjanjikan sekarang ini karena banyak masyarakat khususnya kalangan remaja yang banyak membutuhkan print kaos untuk menunjang penampilannya. Ada beberapa jenis sablon kaos yang telah berkembang sekarang seperti sablon digital, sablon manual, dan sablon DTG. Apa perbedaan dari ketiga sablon itu?


Kelebihan dan Kekurangan 3 Jenis Sablon Kaos

Ternyata sablon kaos atau sablon baju tidak hanya secara manual saja, ada 3 jenis sablon yang telah berkembang dan banyak di gandrungi masyarakat yaitu sablon manual, sablon digital dan sablon DTG. Berikut penjelasan ketiga sablon itu:

1. Sablon manual

Sablon manual atau sablon konvensional merupakan cara penyablonan yang masih menggunakan alat sederhana atau biasa disebut masih secara manual, berikut adalah kelebihan dan kekurangannya:

  • Kelebihan sablon manual:
    • Hasil sablon lebih bagus atau warna yang dihasilkan dari sablon ini lebih awet, tidak cepat pudar, dan menempel kuat.
    • Menggunakan tehnik timbul dan tehnik busa yang keduanya memiliki kualitas yang bagus.
    • Memiliki banyak variasi.
    • Dapat digunakan untuk berbagai jenis bahan kaos.
  • Kekurangan sablon manual:
    • Hasilnya kurang baik jika digunakan untuk menyablon gambar atau foto.
    • Hasilnya lama karena membutuhkan proses yang panjang yaitu harus menyiapkan film kemudian hasilnya terlebih dahulu harus dijemur hingga kering.
    • Hasil sablon cepat pudar jika dicuci secara berulang-ulang.
    • Ada kemungkinan terjadinya kesalahan dalam mencetak.
    • Harganya lebih mahal.

 

2. Sablon digital

Sablon digital merupakan jenis sablon kaos atau sablon baju yang telah menggunakan mesin canggih. Kelebihan dan kekurangan sablon ini yaitu:

  • Kelebihan:
    • Pilihan warnanya lebih bervariasi.
    • Dapat digunakan untuk print kaos foto atau gambar.
    • Hasil printing kaos tidak lama karena menggunakan mesin digital dengan transfer paper sehingga hasilnya cepat kering.
    • Cocok digunakan untuk menyablon dalam jumlah yang kecil.
    • Kemungkinan terjadi salah cetak pada print kaos sangat rendah.
  • Kekurangan:
    • Ukuran maksimal penyablonan hanya sebatas kertas A4 saja.
    • Hanya dapat digunakan pada jenis bahan kaos tertentu saja.
    • Harga printing kaos lebih mahal.
    • Kualitas daya rekat print kaos kurang bagus sehingga gambar mudah pecah dan tidak tahan lama.
    • Memiliki variasi printing kaos yang terbatas karena hanya mentransfer gambar saja.

 

3. Sablon DTG

Sablon DTG (Direct to Garment) merupakan jenis sablon baju atau kaos yang memiliki kualitas yang paling bagus dan menggunakan mesin canggih dalam pembuatannya. Kelebihan dan kekurangan sablon print DTG ini yaitu:

  • Kelebihan sablon DTG:
    • Hasil print DTG berkualitas terbaik karena menggunakan tinta sablon khusus garmen.
    • Kualitas daya rekat print kaos sangat bagus sehingga lebih awet dan tahan lama.
    • Pembuatan satu kaos hanya membutuhkan kira-kira waktu 10 menit saja.
    • Kualitas gambar dan warna print DTG sangat bagus.
    • Kemungkinan terjadi salah cetak sangat rendah.
  • Kekurangan sablon DTG:
    • Harga print DTG cukup mahal.
    • Untuk printing kaos warna gelap hasil print kaos kurang baik.

Itulah penjelasan tentang kelebihan dan kekurangan 3 jenis sablon kaos atau sablon baju yang telah berkembang di masyarakat khususnya remaja.

Read more...

Tips Memilih dan Merawat Kaos Sablon DTG

posted by Custom on October 12, 2015

Sekarang ini yang sedang popular di kalangan para remaja adalah sablon kaos karena mereka ingin tampil beda dengan yang lainnya. Banyak sekali jasa sablon yang ditawarkan di masyarakat mulai dari sablon kaos ataupun sablon baju baik secara manual maupun dengan print DTG. Namun yang sekarang lagi naik daun adalah sablon Direct to Garment (DTG) karena lebih efektif, cepat, dan lebih ekonomis. Sehingga bisnis sablon DTG ini merupakan salah satu bisnis yang cukup menjanjikan.


Tips-Tips Memilih Jenis Kain dan Merawat Pakaian Sablon Kaos

Bisnis sablon DTG lebih menjanjikan dari pada bisnis sablon manual. Banyak konsumen yang lebih memilih sablon jenis ini karena hasil gambar printing kaos lebih bagus dan tidak membutuhkan waktu yang lama yaitu sekitar 7-10 menit aja. Untuk para konsumen yang ingin menyablon kaos dengan menggunakan jasa sablon digital, sebaiknya mengatahui bagaimana cara memilih kaos yang baik sehingga hasil printing kaos dapat maksimal. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memilih kaos untuk sablon DTG:

  1. Memilih kain yang berserat baik dan rata untuk print kaos. Untuk sablon digital sebaiknya menggunakan bahan kain dari katun combed karena lebih bagus dan rata sehingga gambar yang tercetak dengan print DTG diatasnya dapat lebih rapi dan tidak pecah, selain itu warna dari gambar sablon kaos akan semakin bagus dan cerah.
  2. Memilih warna yang terang. Warna terang dapat memberikan efek yang lebih bagus pada gambar printing kaos dari pada warna yang gelap. Warna gelap dapat memberikan kesan agak suram dan menumpuk pada gambar sablon DTG karena gambar print kaos tidak terlihat dengan jelas. Namun, meskipun telah menggunakan warna terang hindarilah menggunakan gambar pada print kaos dengan terlalu banyak variasi warna karena terkesan ramai.
  3. Memilih bahan yang nyaman. Pilihlah bahan yang dingin, tidak mudah luntur dan juga dapat menyerap keringat sehingga nyaman dipakai dan gambar hasil print DTG lebih awet.

 

Bagaimana cara merawat kaos sablon yang benar? Ada beberapa tips merawat kaos hasil sablon DTG yaitu:

1. Tips pencucian

Ada beberapa tips dalam mencuci pakaian hasil sablon menggunakan print kaos yaitu:

  • Memisahkan pakaian yang hasil sablon digital yang berbeda warna untuk menghindari terjadinya kelunturan pada printing kaos.
  • Jangan rendam lebih dari 30 menit karena dapat merusak serat kain pada sablon kaos maupun sablon baju.
  • Pilihlah detergen yang tidak banyak mengandung zat kimia
  • Usahakan mencuci dengan menggunakan tangan, hindarilah menggosok menggunakan sikat karena dapat merusak gambar print DTG.

2. Tips pengeringan

Ada beberapa tips mengeringkan pakaian hasil sablon menggunakan print kaos yaitu:

  • Jangan menjemur dibawah matahari langsung karena dapat merusak warna sablon baju.
  • Jika terik matahari sangat menyengat maka cukup angin-anginkan saja.

3. Tips pensentrikaan

Ada beberapa tips menyetrika pakaian hasil sablon menggunakan print kaos yaitu:

  • Gunakan ukuran panas yang sedang pada setrika.
  • Lapisi gambar sablon dengan kain atau kertas ketika menyetrika untuk menghindari pecahnya gambar atau terkelupasnya gambar sablon baju.

Itulah beberapa tips dalam merawat pakaian hasil sablon DTG dan cara memilih bahan yang tepat untuk sablon kaos.

Read more...

Jenis Sablon DTG: Dasar Tinta Putih dan Tanpa Tinta Putih

posted by Custom on November 12, 2015

Sablon kaos merupakan salah satu bisnis yang cukup menjanjikan karena banyak remaja yang membutuhkan jasa print kaos untuk menunjang trend fashion mereka. Ada beberapa sablon kaos dan sablon baju yang telah berkembang di masyarakat yaitu sablon manual, sablon digital, dan yang paling terbaru adalah sablon DTG. Banyak konsumen yang lebih memilih menggunakan jasa sablon DTG dari pada sablon digital apalagi sablon manual karena hasil sablon ini memiliki kualitas yang paling bagus dari segi warna, daya rekat, dan waktu pengerjaan print DTG paling singkat jika dibandingkan dengan jenis printing kaos lainnya.


Perbedaan Dasar Tinta Putih dan Tanpa Dasar Tinta Putih Pada Sablon Kaos Jenis DTG

Sablon DTG merupakan jenis sablon digital yang langsung pada kaos dan tanpa menggunakan media transfer paper seperti sablon digital biasanya. Jenis sablon ini banyak diburu oleh konsumen karena semua warna dan desain gambar yang diinginkan konsumen dapat disablon dengan mesin print DTG ini.

Dalam proses sablon kaos dan sablon baju ini biasanya mengunakan dua cara yang berbeda yaitu sablon dengan tinta putih dan sablon tanpa menggunakan tinta putih. Bagaimana penjelasan kedua proses print DTG itu? Berikut adalah penjelasan proses printing kaos menggunakan dasar tinta putih dan sablon tanpa dasar tinta putih pada print kaos.

1. Sablon DTG menggunakan dasar tinta putih

Maksudnya adalah proses penyablonan pada kaos terlebih dahulu diberi dasar tinta warna putih sebelum memberikan desain gambar dan warna. Ada beberapa perbedaan yang dapat dilihat jika menggunakan dasar tinta warna putih pada proses sablon yaitu:

  • Hasil sablonnya timbul seperti hasil sablon manual sehingga tidak tahan panas jika disetrika. Sehingga hasil print kaos tidak tahan lama jika dibandingkan dengan sablon tanpa menggunakan dasar tinta warna putih karena print DTG langsung menyerap pada serat kain.
  • Kemungkinan terjadinya perubahan pada warna gambar printing kaos sangat minim karena adanya dasar warna putih pada bahan sablon kaos dan sablon baju.
  • Biaya untuk print kaos menggunakan dasar warna putih relatif lebih mahal karena harga tinta putih yang dipakai cukup mahal dan membutuhkan proses yang agak lama dalam coating treatment.

    

2. Sablon DTG tanpa menggunakan dasar tinta putih

Maksudnya adalah proses penyablonan tanpa menggunakan dasar warna putih sehingga penyablonan langsung melekat pada serat kain. Ada beberapa perbedaan jika proses penyablonan tanpa menggunakan dasar tinta putih yaitu:

  • Hasil sablon DTG tidak timbul karena tinta yang digunakan untuk printing kaos langsung meresap pada serat kain.
  • Hasil print kaos tahan panas jika disetrika sehingga tidak lengket dan lebih awet.
  • Jika menggunakan warna putih pada desain gambar sablon maka warna tersebut tidak akan tercetak dengan jelas dan akan menjadi warna dasar pada hasil print kaos.
  • Kemungkinan terjadinya perubahan warna gambar sangat sangat besar jika menggunakan bahan kaos yang berwarna selain putih dan hasil sablonnya dipengaruhi oleh bahan kaos yang digunakan.

Itulah beberapa informasi seputar sablon kaos dan sablon baju jenis DTG yang menggunakan dasar tinta warna putih dan tanpa dasar tinta warna putih.

Read more...