Maaf, browser anda tidak support javascript

Kaos Sablon Inspiratif dari Pengusaha di Bali

posted by Custom on March 4, 2014

Kaos sablon yang identik dengan simbol perlawanan dan kesederhanaan ternyata bisa juga menjadi modal seseorang untuk sukses. Tak perlu modal besar dan keseriusan, karena hanya dengan kesederhanaan, kreativitas dan dibumbui dengan humor, kita bisa sukses dengan bisnis ini. Nama Joseph TheodorusWulianadi, mungkin asing bagi telinga Anda. Tapi bagaimana dengan Joger? Yup brand sablon kaos asal Bali ini telah dikenal banyak orang, seiring Bali adalah tempat tujuan wisata populer yang kerap dikunjungi banyak wisatawan domestik dan internasional.

Joseph, tak lain dan tak bukan adalah orang dibalik kesuksesan brand sablon kaos yang mungkin hanya Anda jumpai dan bisa dibeli di Bali. Dengan kerendahan hati, bahkan ia menulis sendiri gelar yang (Entah darimana ia dapat) ia sebut BAA.BSS. Atau singkatan dari kata bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa. Sosoknya yang sederhana dan murah senyum seakan banyak menginspirasi orang bagaimana berbisnis tanpa harus bermodal sesuatu yang formal, namun dengan ketekunan tanpa harus meninggalkan karakternya yang memang humoris dan suka bercanda.

Seperti produk kaos sablon pada umumnya, kaos produksi Joseph pada umumnya tak memiliki banyak keistimewaan. Bahan katun yang dingin dengan sablon kaos di beberapa bagian menjadi hal yang sering muncul di setiap produknya. Hanya saja kaos Joseph begitu istimewa berkat kata-kata yang terdapat di bagian desain didalamnya. Jenaka dan inspiratif, dibumbui dengan desain yang eyes catching, tergambar di setiap produk kaos Joseph. Hobinya yang suka bercanda membuat kaos produksi Joseph begitu jenaka dan menyentuh setiap permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar.

Berawal dari keinginan memiliki sesuatu yang berguna di masyarakat, khususnya Bali, Joseph mulai merancang bisnis yang ia sebut dengan peracik kata-kata. Hal ini dengan kerendahan hati ia katakan hal ini dilakukan agar dirinya tidak menjadi “sampah masyarakat”. Keberaniaanya dalam menulis sentilan sosial dibalik kata-kata jenaka, dan racikan kata-kata unik dan lucu, menjadikan kaos produksinya sering dicari orang. Bahkan saat di Bali orang sering merasa tak pas jika tidak membawa oleh-oleh kaos Joseph. Diluar sebagai pengusaha kaos sukses, Joseph juga sering memberi sumbangsih ilmunya dalam berbagai kesempatan. Seperti saat mengisi berbagai seminar motivator yang sering diadakan dan dihadiri banyak pengusaha pemula.

Meski unik dan hanya ada satu-satunya di Bali, ide kaos “berbunyi”, dengan bumbu kata-kata jenaka bukan satu-satunya di Indonesia. Di Jogja ada produk kaos serupa begitu pula dengan di Surabaya, Jakarta, Bandung bahkan di Madura. Hal ini memberi makna tersendiri, bahkan kesederhaan kaos, jika ditempeli dengan ide desain kata-kata atau gambar yang unik akan menjadi sesuatu yang istimewa. Konsistensi dalam desain dan menjaga kualitas, akan memberi identitas. Jika hal ini telah Anda lakukan, bukan hal mustahil kesuksesan seperti Joseph dan pengusaha kaos yang sama di Indonesia akan juga dapat Anda rasakan. Sebuah ilmu sederhana berdampak sangat besar, dari sebuah kaos yang identik dengan kesederhanaan.