Maaf, browser anda tidak support javascript

Ingin Kaos Sablon Lebih Oke, Coba Kancing

posted by Custom on March 13, 2014

Kancing dan baju, bisa jadi dua hal yang sudah bukan baru lagi digunakan secara bersamaan. Fungsinya yang menutup belahan, sering digunakan untuk jenis baju kemeja dan sebagainya. Sebagai ornamen hiasan, warna-warni kancing juga sering digunakan untuk aksesoris motif unik untuk beberapa jenis pakaian, salah satunya sablon kaos. Sejak ditemukan pertama kali, kancing memiliki fungsi menyatukan dua belahan baju menjadi satu. Dengan kancing, baju mudah dikenakan dan kembali dirapikan dengan hanya beberapa menit saja. Dan saat ini banyak varian kancing berikut warna-warnanya yang unik. Sehingga tak hanya menyatukan belahan, ornamen ini juga kerap menjadi aksesoris yang membuat pakaian enak dilihat.

Umumnya kancing dibuat dengan bentuk bulat. Namun dalam perkembanganannya, kancing diciptakan dengan beragam variasi bentuk. Seperti segitiga, persegi dan sebagainya. Keunikan bentuk dan warna, membuat kancing bisa menjadi aksesoris unik, yang bisa dipasang tak hanya di kemeja, tapi bahkan di print kaos sederhana yang dalam karakternya tidak memiliki belahan seperti jenis pakaian kemeja. Untuk kaos, selain ornamen sablon, kancing juga kerap digunakan sebagai desain ornamen motif pakaian. Desain vintage, biasanya menjadi konsep unik yang bisa Anda kombinasikan antara kancing dan kaos. Tak hanya untuk pakaian cewek, beberapa jenis pakaian cowok juga dapat didesain unik dengan ornamen kancing.

 

Lalu bagaimana sih sejarah kancing, sehingga sampai sekarang sering identik dengan kemeja dan jenis-jenis pakaian lain?

Pertama kali ditemukan, kancing sudah difungsikan sebagai ornamen penyatu belahan sablon kaos yang dibuat dengan beragam bahan baku, Mulai dari logam, gading, kerang, kayu dan sebagainya. Dan saat ini ornamen kancing sering dibuat dengan menggunakan bahan logam atau (Kebanyakan) dari plastik. Kehadiran kancing modern awalnya muncul pada era tahun 70an. Kala itu, seorang desainer bernama Paco Rabbane, membuat sebuah mini dres yang dihiasi oleh banyak kancing di dalamnya. Seakan melupakan fungsi awalnya, sejak saat itu, kancing mulai menjadi ornamen hiasan unik untuk motif pakaian.

Selain diposisikan sebagai ornamen hiasan, kancing pun menjadi ornamen yang tak bisa lepas dari desain pakaian modern, untuk kancing, digunakan sebagai resleting dan aplikasi ornamen lain, kancing sering muncul dalam setiap produk pakaian, baik atasan sampai bawahan. Bahkan tak hanya pakaian, tren menggunakan ornamen kancing untuk hiasan pun sering digunakan untuk berbagai jenis aksesoris. Seperti untuk sepatu, tas dan bahkan ornamen hiasan lampu rumah. Keberadaan warna-warni dan bentuk kancing membuat tampilan benda-benda tersebut menjadi lebih sedap untuk dipandang.

Dalam dunia seni rupa, kancing juga sering digunakan untuk membuat beberapa maestro karya besar. Beberapa lukisan dan karya seni rupa tak jarang memanfaatkan bentuk sederhana kancing berikut warna-warninya yang menarik.