Kapan Era Sablon Kaos Dimulai?

Kapan Era Sablon Kaos Dimulai?

posted by Custom on March 21, 2013

Bagi Anda yang rajin membeli kaos polos, tentu sebagian dari Anda memiliki tujuan untuk menyablon kaos tersebut lalu menjualnya di pasaran. Namun sebelum Anda bergerak lebih jauh, yuk kita simak sejenak bahasan tentang sablon kaos (screen printing) dan sablon kaos, karena mengetahui kapan dan bagaimana era ini dimulai dapat memperkaya wawasan Anda sekaligus membantu memantapkan proses sablon kaos yang Anda lakukan.

Print Kaos Murah

Proses sablon atau screen printing sebenarnya sudah ada sejak ratusan tahun yang lampau, walau sebelumnya tidak diterapkan pada bahan kaos. Cetak sablon kaos adalah teknik cetak yang sangat sederhana, sehingga tidak memerlukan investasi yang mahal. Teknik cetak ini diterapkan di berbagai bidang kehidupan manusia, dan masih sangat berpotensi untuk dikembangkan. Teknologi cetak sablon sudah digunakan untuk berbagai sentra industri, seperti keramik, elektronik, packaging, tekstil, garmen, dan industri umum.

Cetak sablon merupakan bagian dari teknik cetak yang dikembangkan oleh Yuzenzai Miyasaki pada tahun 1654-1736 dan Zikukeo Hirose pada tahun 1822-1890, keduanya berkebangsaan Jepang. Pada awalnya sablon kaos dikembangkan untuk pencetakan kimono yang merupakan pakaian khas Jepang, yang mana bila kimono ditulis dengan tangan menjadi sangat mahal harganya. Selanjutnya cetak sablon kaos berkembang hingga ke daratan Eropa pada tahun 1851-1862 dan kemudian pada tahun 1868 Joseph Swan mendirikan atau menemukan produk autotype.

Pada tanggal 11 Juli 1907 Samuel Simmon yang berkebangsaan Inggris mendapatkan hak patennya untuk teknik cetak sablon. Setelah itu sablon kaos merambah ke Amerika Serikat dan pada tahun 1924 pertama kalinya proses cetak sablon dilakukan di atas bahan tekstil. Tak lama kemudian pada tahun 1946 MC Kornick dan Penney menemukan mesin cetak sablon. Namun penerapan sablon pada kaos baru benar-benar mendunia pada tahun 1960-an, berkaitan dengan ketika seniman Andy Warhol mempopulerkan sablon di Amerika, dengan gambar Marilyn Monroe yang khas, yang dapat kita lihat hingga saat ini.

Setelah itu barulah bermunculan berbagai bentuk kaos baru, seperti tank top , muscle shirt , scoop neck , v-neck yang disbalon dengan berbagai bentuk, gambar, atau kata-kata sebagai pesan akan pengalaman, perilaku dan status sosial. Sablon kaos mengkomunikasikan berbagai lokasi atau identitas sosial dengan sangat baik, sehingga hingga saat ini, kaos sablon tetap laris manis di tengah perkembangan dunia dan manusia yang semakin canggih.