Maaf, browser anda tidak support javascript

Sablon Kaos Sebagai Cerminan Diri

posted by Custom on January 24, 2014

Pernahkah Kamu disapa orang yang tak dikenal dalam sebuah konser musik, hanya karena kaos sablon yang Anda kenakan? Kemungkinan hal tersebut wajar adanya, karena selain sebagai sarana keindahan, desain dalam print kaos biasa digunakan dalam mengekspresikan sebuah cerminan diri. Uniknya motif kaos, sering jadi alasan, kenapa banyak orang menyukai memakai kaos polos bergambar, atau berdesain. Sebagai sarana dalam berekspresi, banyak inspirasi yang sering digunakan dalam menghias kaos.Mulai tokoh, bintang film, sampai musisi idola dan sebagainya.

Aktualisasi cerminan diri ini kemudian menciptakan sebuah kelompok non formal yang sering kali berhubungan antara yang satu dengan yang lain. Hal ini dikarenakan, disadari atau tidak, gambar yang kita kenakan pada kaos menjadi jalan seperti apa karakter kita, dan kesenangan kita. Seperti saat menonton konser, pada saat memakai print kaos bergambar artis musisi yang sama, bisa jadi hobi seseorang akan sama dengan yang lain. Hal ini yang kemudian jadi komunikasi terjalin dan teman semakin banyak hanya karena desain pada sablon kaos yang kita kenakan.

Sadar akan hal ini, sebagian musisi dengan sengaja malah merilis produk kaos official yang tujuannya bisa dikenakan oleh kelompok penggemar mereka. Metode ini sudah sering dilakukan oleh kelompok musik Massivers(D'Massiv) dan Nidji holic(Nidji). Meskipun berawal dari kesenangan, hobi juga sering membuat ekspresi diri dengan kaos muncul dan sengaja diciptakan untuk menunjukkan eksistensi kelompok tertentu. Seperti suporter bola yang senang mengenakan kaos polos sama saat mendukung kesebelasan kesayangan saat bertanding dan sebagainya.

Tidak hanya dalam industri rekaman dan kelompok aktualisasi identitas diri melalui kaos juga serig ditunjukkan dalam panggung politik. Tidak hanya di Indonesia, kaos bercorak partai sering jadi kampanye efektif dalam memenangi kursi pemerintahan. Di sejarah kaos polos, identitas diri dengan kaos juga sempat terbentuk sejak lama. Kaum Hipies, sering memakai print kaos berwarna-warni dengan tujuan khusus. Dalam hal ini, warna-warni ngejreng sering dipadu dengan celana jeans. Ekspresi ini konon dipakai sebagai simbol perlawanan perang yang lagi marak di zaman 70an.

Pada zaman yang jaya di tahun 60-an inilah, kaos jadi corong untuk meneriakkan perdamaian di mana-mana. Menjadi apakah teriakan kaos sablon pada jaman sekarang? Apakah masih ada maksud baik yang terselip dalam setiap gambar yang terpajang? Atau malah nilai-nilai buruk yang dielu-elukan? Semoga kaos sablon masih dapat membawa pesan moral yang baik bagi masyarakat dan khususnya kaum muda Indonesia.