Maaf, browser anda tidak support javascript

Mengenal Jenis-jenis Kaos Sablon Produksi Distro

posted by Custom on January 28, 2014

Distro atau distribution outlet atau distribution store, bukan hal baru lagi di berbagai daerah di Indonesia. Menawarkan beragam pilihan, distro sering menjadi tujuan dalam berbelanja pakaian. Terutama saat mencari kaos sablon dengan desain unik dan nyaman untuk dipakai. Kaos distro biasanya diproduksi secara indie atau independen oleh beragam produsen sablon kaos di berbagai daerah. Awalnya kaos distro diproduksi sebagai bentuk anti kemapanan produk dari produsen besar yang identik dengan produk mahal. Maka dari itu, produk distro sering identik dengan harga yang murah, namun dengan kualitas barang yang tak kalah kualitasnya.

Berbicara soal produk distro, sablon kaos sering menjadi andalan. Berbeda dengan produk brand besar, umumnya produk kaos distro sering dibuat dengan desain bebas, unik dan tak jarang sederhana tapi eye catching. Meski dalam hal kualitas, barang distro juga tak jarang ditawarkan dengan beragam kualitas, terutama dalam hal bahan sablon yang digunakan. Jadi sebelum membeli, ada baiknya jika Anda mengenal dan mengetahui sifat dan kelemahan sebuah produk kaos sablon. Jenis bahan sablon kaos yang pertama adalah Rubber. Seperti namanya bahan ini berasal dari karet, dan sering digunakan untuk jenis kaos hitam atau pekat. Bahan ini bersifat menutup serat, jadi selain digunakan sebagai bahan sablon rubber juga sering menjadi alas cat sablon yang lain. Bahan ini memiliki elastisitas tinggi, meski demikian, saat penjemuran dan pencucian, jenis cat Rubber mudah mengalami kerusakan, terutama ditandai dengan keretakan di beberapa bagian.

Jenis bahan sablon kedua adalah coating. Jenis bahan ini biasa juga disebut dengan istilah tinta transparan dan sering digunakan sebagai finishing setelah bahan cat lain dituangkan dalam teknik sablon. Sejurus dengan coating, ada juga bahan Extender, bahan ini umumnya digunakan untuk kain berwarna cerah dan putih. Sifatnya sangat menyerap bahan kain, sehingga baik saat digunakan sebagai bahan sablon kaos distro kebanyakan. Kaos sablon distro juga sering ditawarkan dari bahan plastisol. Berbahan dasar PVC, jenis ini umumnya memiliki keunggulan sifat, sehingga harganya lebih mahal dibanding yang lain. Bahan ini umumnya memiliki daya rekat yang kuat namun tetap elastis. Sehingga bahan kaos polos distro yang menggunakan plastisol umumnya dijual dengan harga lumayan mahal. Bahan ini dikenali dengan desain sablonan fisik yang elastis dan tak mudah retak-retak saat ditarik di kedua sisi yang berlawanan.

Bahan terakhir yang sering kita jumpai di kaos distro adalah Glow in the Dark, atau menyala dalam gelap. Tinta khusus ini tak terlihat begitu istimewa saat dipakai dalam kondisi normal. Bahkan jika dibandingkan dengan jenis cat lain, hampir tak terlihat perbedaan yang mencolok. Tapi tunggu dulu, coba pakai kaos dengan sablon dengan tinta jenis ini di tempat gelap. Bisa jadi gambar tersembunyi bisa muncul di kaos Anda. Meski jarang diperhatikan bahan cat pada print kaos distro sering memberi masalah di kemudian hari. Pasalnya, meski bergambar atau desain bagus, jika hal ini tidak dilengkapi dengan bahan berkualitas maka kaos mustahil bisa berumur lama. Jadi selain memperhatikan desain, bahan kaos yang digunakan, pilih pula jenis cat yang baik sebelum menentukan membeli kaos.