Maaf, browser anda tidak support javascript

Kelebihan dan Kekurangan Kaos Sablon Manual

posted by Custom on January 28, 2014

Dalam teknik membuat kaos sablon, kita sering dihadapkan pada dua cara yang sering dilakukan. Yakni dengan teknik sablon manual dan digital. Sablon manual biasanya sering dilakukan dengan cara konvensional, sementara cara digital, umumnya menggunakan teknik printing dan komputerisasi. Nah, di era yang sudah sangat maju dan dibanjiri teknologi murah dari negara-negara industri seperti Cina, terkadang orang memilih untuk memakai cara yang mudah, yaitu menggunakan mesin digital. Tapi sebenarnya ada hasil yang berbeda saat Anda memutuskan untuk menyablon kaos polos secara manual. Lalu apa kelebihan dan kekurangan teknik sablon manual?

Teknik sablon kaos manual, cara ini biasanya dilakukan dengan cetakan khusus dengan tinta yang digosok sehingga dapat menempel pada kaos polos, seperti motif yang diinginkan. Meski sederhana, cara konvensional ini dikenal memiliki sejumlah kelebihan, diantaranya dalam hal kualitas warna. Umumnya dibandingkan dengan teknik sablon digital, cara ini memiliki kualitas warna yang baik, sehingga tidak gampang pudar. Hal ini akan sempurna jika teknik dilakukan dengan bahan tinta berkualitas.

Kelebihan lain dengan teknik manual adalah struktur bahan sablon kaos yang baik. Sehingga tak hanya warna, teknik ini mampu membuat desain sablon timbul dan lebih memiliki karakter busa. Hal yang tak bisa dilakukan dengan teknik digital. Kelebihan lain sablon manual adalah harganya yang lebih murah, terutama jika Anda memesannya dalam ukuran (Jumlah) partai. Dibanding dengan sablon digital, cara ini akan membuat dompet Anda lebih aman.

Lalu apa saja kekurangan dari teknik sablon kaos manual? Untuk beberapa gambar riil seperti foto, teknik ini umumnya memiliki kualitas kurang baik. Terutama dalam hal pewarnaan yang kurang alami dan cerah dibanding sablon digital. Proses yang dilakukan secara manual dan memerlukan beberapa tahap, membuat teknik sablon manual akan berlangsung lebih lama. Terutama jika hal ini dilakukan dalam jumlah yang sangat besar.

Karena bahan cat dan sablonan yang lumayan mahal, membuat kaos sablon dengan cara manual sering menggunakan sistem minimum order. Jadi jika Anda ingin memesan dalam jumlah satuan, pengusaha sablon kaos menolak mentah-mentah atau menggunakan tarif sangat mahal untuk pesanan Anda. Bagian kekurangan lain adalah bahan yang tak bisa tahan lama. Terutama jika telah melalui beberapa kali proses pencucian. Umumnya selain tambah kusam, jenis sablon dengan teknik ini sering mengalami keretakan.