Maaf, browser anda tidak support javascript

Inilah Sejarah Kaos Slogan Dengan Print DTG

posted by Custom on May 18, 2016

Segala sesuatu yang ada di bumi tidaklah muncul dengan sendirinya. Print kaos slogan mempunyai sejarah yang mengiringinya hingga menjadi seperti sekarang ini. Termasuk juga printing kaos slogan. Meskipun terdengar asing, ternyata print kaos slogan juga mempunyai asal mula atau proses perkembangannya. Untuk itu, simaklah sejarah sablon kaos slogan berikut ini!

 

Bagaimana Sejarah Sablon Kaos untuk Slogan?

Pasti tidak asing lagi bagi kalian printing kaos slogan. Karena sejarahnya yang ternyata sudah dimulai pada tahun 1960-an. Pada tahun 1970-an slogan t-shirt begitu marak setelah seorang designer Vivienne Westwood menngaplikasikan slogan-slogan pada desain print kaos miliknya. Slogan-slogan tersebut di print kaos menggunakan jenis sablon DTG yang terkenal dengan kualitas bagus. Karena pada kaos ini yang ditonjolkan adalah sablon digital pada kaos maka pemilihan sablon DTG menggunakan print DTG menjadi sangat penting. Namun, semakin berjalannya waktu, sablon kaos slogan ini semakin jarang ditemukan. Banyak para clothing line dan designer yang memlih untuk mengembangkan brandnya daripada pesan yang ada pada printing kaos.

Sablon digital untuk slogan ini kembali muncul pada tahun 2006 setelah Henry Holland mendesain printing kaos jenis ini. Namun print kaos yang dibuat oleh Henry berbeda dengan desain dari Vivienne pada tahun 1970-an yang lalu. Jika Vivienne memilih sablon DTG slogan yang berbau politik dan punk maka beda halnya dengan Henry. Ia memasukkan pesan self-aware dan fashion pada desain kaos. Henry selalu bisa memasukkan kesan fun pada setiap desainnya.

Apabila kita menginginkan untuk membeli atau bahkan membuat sendiri print kaos dengan isi slogan pada sablon digital, maka kita harus memperhatikan kualitas print DTG pada sablon DTG yang ada. Tulisan slogan di sablon kaos menggunakan print DTG, jadi jika sablon baju yang kita gunakan abal-abalan maka akan mengurangi esensi pada tulisan tersebut. Salah satu jenis sablon baju yang bisa digunakan adalah sablon DTG. Sablon baju ini memiliki kualitas lebih unggul di banding yang lain. Hasilnya akan lebih tahan lama.

Jenis sablon DTG ini tergantung dengan mesin print yang digunakan. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, gunakanlah print DTG yang berkualitas. Jika kita tidak mengetahui hal-hal tentang sablon kaos, maka kita dapat mempercayakannya kepada pihak lain yang meyediakan jasa sablon baju.

Berbagai macam slogan kaos telah beredar di mana-mana, seperti “Hate You”, “Damn” dan masih banyak lagi. Pilihlah slogan-slogan yang sesuai dengan kepribadian kita. Jangan sampai sablon digital pada slogan yang kita pilih menjadi suatu bumerang bagi kita karena isinya yang berisi SARA. Maka berhati-hatilah dalam memilih slogan sablon kaos. Karena pemakaian slogan ini dapat dilihat oleh banyak orang .

Read more...

Cara Mengenakan Kaos Sablon untuk Wanita agar Cantik

posted by Custom on May 18, 2016

Kaos sablon lebih dekat kaitannya dengan pria. Hal ini dikarenakan pria lebih sering memakai print kaos dengan berbagai desain sablon. Meskipun demikian, bukan berarti wanita tidak cocok untuk mengenakan sablon kaos. Bahkan saat memakainya, wanita akan terlihat lebih keren. Inilah cara mengenakan sablon kaos untuk wanita, khusunya sablon DTG.


Inilah 3 Cara Mengenakan Sablon Kaos untuk Baju Wanita

  1. Pastikan sablon kaos terbaik. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah bagaimana kualitas print kaos sablon. Pastikan bahwa bahan printing kaos yang digunakan terbuat dari bahan yang terbaik. Terbaik bukan berarti mahal. Selain itu, pilihlah print kaos sablon yang memiliki warna sesuai dengan warna kulit. Jangan lupa pertimbangkan ukuran kaos dengan ukuran tubuh Anda. Hindari menggunakan print kaos yang terlalu ketat ataupun terlalu longgar. Tentukan apakah Anda ingin menggunakan sablon kaos polos atau bermotif. Kaos polos akan lebih mudah untuk dipadukan dengan berbagai bawahan. Selain itu, pastikan bahwa sablon baju yang digunakan berkualitas, bisa didapatkan dari sablon DTGataupun sablon digital. Penggunaan print DTGjuga sangat mempengaruhi hasil sablon baju.
  2. Sesuaikan model printkaos dengan acara. Hal kedua adalah lihat jenis acara yang akan kita hadiri. Jangan sampai kita salah kostum karena itu akan membuat malu diri kita. Pastikan terlebih dahulu acara dan kegiatan yang akan kita lakukan. Jika kegiatan tidak membutuhkan banyak gerak maka Anda bisa mengkombinasikan sablon baju dengan rok dan sepatu heels agar terlihat lebih feminim. Terlebih jika acara bersifat formal, maka gunakanlah cardigan atau blezer agar terlihat lebih sopan. Selain itu, pilihlah warna printing kaos yang lembut dan aksesoris sesuai dengan kebutuha. Hal ini bisa membuat tampilan Anda semakin trendy. Namun, jika acara tidak formal, maka gaya casual sangat cocok untuk diterapkan. Jangan lupa sesuikan dengan printing kaos, apakah sablonan merupakan dari sablon DTG atau sablon digital yang menggunakan print DTG.
  3. Berani mengkombinasi. Padupadan kaos sablon tidak hanya dapat dilakukan dengan celana jeans, celana pendek, bleser, cardigan, ataupun sepatu heels. Masih banyak fashion item yang bisa Anda pilih untuk membuat tampilan printing kaos semakin menarik, seperti aksesoris, sepatu boots san lain-lain. Banyak cara atau gaya yang bisa digunakan ke sablon baju. Terlebih dengan berbagai printkaos sablon yang beragam sehingga mendukung dalam kombinasi tampilan. Pemilihan sablon seperti sablon DTG dan sablon digital juga menentukan penampilan. Akan terlihat lebih bagus jika menggunakan sablon hasil print DTG.

Demikian cara mengenakan sablon kaos untuk wanita. Jenis sablon yang bisa digunakan adalah sablon DTG dan juga sablon digital, dengan alat print DTG. Namun, pilihlah sablon DTG karena mempunyai keawetan yang lebih bagus. Bagi wanita tampilan merupakan hal penting sehingga penting bagi kita dalam memadukan pakaian yang menarik.

Read more...

Cara Mencuci dan Menyimpan Kaos Sablon DTG yang Benar

posted by Custom on May 18, 2016

Kaos merupakan jenis pakaian yang paling digemari. Hal ini dikerenakan baju mempunyai bahan yang nyaman dan dapat menyerap keringat, sehingga tidak membuat gerah saat dikenakan. Selain itu cara pemakaian yang simpel membuat sablon DTG cocok untuk digunakan kegiatan sehari-hari. Inilah cara mencuci dan menyimpan baju sablon DTG.


Inilah Cara Mencuci dan Menyimpan Sablon Kaos DTG

Baju dengan sablon DTG digemari oleh banyak orang karena menggunakan print DTG. Sehingga hampir semua orang memiliki baju dengan sablon DTG maupun sablon digital melalui print DTG. Agar baju dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama, maka kita harus mengetahui bagaimana cara mencuci dan menyimpan baju dengan sablon DTG atau sablon digital dengan menggunakan print DTG.


Mencuci kaos yang benar

Sebelum mencuci sablon kaos, lihatlah terlebih dahulu label perawatannya. Dari label itu kita akan tahu perawatan apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak. Ada beberapa jenis pakaian yang tidak boleh dicuci menggunakan pemutih, dicampur dengan pakaian lain, maupun dengan suhu tertentu.

Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan merendam sablon baju lebih dari 2 jam, terlebih menggunakan detergen. Selain bau yang apek, warna print kaos akan cepat pudar. Sebelum menjemur sablon kaos, baliklah sablon kaos bagian dalam menjadi bagian luar untuk merawat sablon pada printing kaos. Jangan jemur print kaos di bawah terik matahari secara langsung. Usahakan juga tidak menggantung sablon baju karena dapat menyebabkan melar pada bagian bahu.

Apabila print kaos Anda terbuat dari bahan combed maka hindari pemakaian mesin cuci. Hal ini akan membuat kain atau serat pada sablon kaos jadi tertarik dan menyebabkan sablon baju melar.

Menyimpan baju

  1. Menyetrika yang benar. Gunakanlah suhu sedang saat menyetrika sablon kaos. Namun, jangan sampai setrika mengenai print kaos secara langsung. Kita bisa membalik printing kaos terlebih dahulu atau kita bisa menggunakan kain lain untuk alas menyetrika. Pastikan jika suhu yang digunakan tidak tinggi karena dapat merusak serat printing kaos. Tambahkan cairan penyetrika yang berfungsi sebagai pelicin dan pengharum pakaian.
  2. Hindari menggantung. Setelah selesai disetrika, usahakan jangan menggantung pakaian karena bisa menyebabkan sablon kaos melar dan merusak bentuk print kaos. Maka untuk lebih amannya lipatlah pakaian. Namun, jika Anda ingin memakai kaos dengan segera, gantunglah dengan hanger yang memiliki pita agar tidak merusak sablon baju. Terutama pada sablon digital.

Demikian cara mencuci dan menyimpan print kaos dengan sablon DTG maupun sablon digital yang menggunakan print DTG. Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan agar kaos bisa bertahan lama dengan kualitas terjamin. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara merawat pakaian.

Read more...

Mengenal Sejarah Sablon Kaos Dan Print Kaos

posted by Custom on March 6, 2013

Sablon Kaos pertama kali ditemukan di China, pada zaman Dinasti Song (960 – 1279 CE). Jepang dan negara – negara Asia lainnya mengadopsi metode cetak ini dan mengembangkannya dengan memadukannya dengan penggunaan teknik cetak lainnya.

Sablon Kaos Dan Print Kaos

Sablon Kaos pertama kali dikenalkan ke negara Eropa Barat setelah beranjak dari Asia pada akhir tahun 1700an, tetapi tidak terlalu dikenal baik di sana. Sablon kaos mulai dikenal sejak kain sutera mulai banyak digunakan di pasar. Sablon Kaos tersebut digunakan untuk menghias kain sutera.


Sablon Kaos di patenkan di Inggris

Sablon Kaos pertama kali dipatenkan di Inggris oleh Samuel Simon pada tahun 1907. Awalnya, penyablonan digunakan sebagai metode untuk melakukan pencetakan pada kertas dinding (wallpaper), pencetakan sprei, sutra, atau bahan – bahan kain lainnya yang memiliki kualitas tinggi.

Di dunia teknologi industri, penyablonan pada akhirnya diadopsi oleh para seniman sebagai suatu solusi atas biaya pencetakan yang mahal. Sablon adalah solusi praktis dan murah untuk melakukan pencetakan secara berulang – ulang. Penyablonan, sekarang cukup terkenal, baik dalam dunia seni, maupun pencetakan secara komersial, dan seringkali digunakan untuk mencetak gambar pada print kaos, topi, CD, DVD, keramik, kaca, polyetilen, polypropile, kertas, logam, dan kayu.

Print Kaos selain sebagai alat cetak komersial, juga merupakan seni. Sekumpulan seniman sablon, kemudian mendirikan Perkumpulan Serigrafi Nasional (National Serigraphic Society), yang merupakan awal dikenalnya nama Serigrafi pada tahun 1930, untuk membedakan antara para seniman yang berkarya di bidang seni dengan menggunakan penyablonan, dengan mereka yang bergerak di bidang sablon industri komersial. Serigrafi sendiri berasal dari bahasa Latin, yaitu “Seri” (sutra), dan bahasa Yunani “graphein” (menulis atau menggambar).

Seorang seniman bernama Andy Warhol merupakan salah satu nama yang berjasa besar dalam memperkenalkan teknik penyablonan yang berkaitan dengan istilah serigrafi tersebut, terutama di wilayah Amerika Serikat. Warhol sangat dikenal dengan karyanya pada tahun 1962, yaitu pembuatan gambar Marilyn Monroe yang dicetak dengan menggunakan warna – warna yang mencolok.

Seorang wirausahawan, seniman, sekaligus investor dari Amerika bernama Michael Vasilantone, mengembangkan suatu mesin penyablonan untuk lebih dari satu warna serta mematenkannya pada tahun 1960. Mesin penyablonan tersebut diproduksi untuk mencetak logo dan tulisan – tulisan pengenal untuk baju – baju pada klub bowling, tetapi pada akhirnya lebih diarahkan sebagai suatu solusi baru dalam mencetak print kaos. Paten yang diajukan oleh Vasilantone, tanpa membutuhkan waktu yang lama, akhirnya dikabulkan oleh berbagai pengusaha, dan pada akhirnya, mesin sablon baju tersebut menjadi salah satu mesin paling populer dalam dunia industri penyablonan. Sekarang, lebih dari 50% kegiatan pencetakan print kaos di Amerika Serikat dan seluruh dunia menggunakan teknik sablon baju.


Macam - macam Teknik Sablon Baju

Sekarang ini sablon baju sudah semakin berkembang lagi, khususnya untuk industri print kaos.  Tersedianya grosir print kaos murah yang dijual di pasaran membuat semua orang bisa membikin sablonnya sendiri. Alternatif pembuatan kaos sablon bukan hanya terbatas pada sablon manual dengan berbagai variasinya seperti glitter, flocking, glow in the dark, atau high density, dan lain sebagainya, namun juga merambah ke dunia digital. Sablon manual, sablon digital, dan teknologi printer direct to garment (DTG) merupakan perkembangan dari proses cetak sablon. Teknologi ini terus berkembang, dan teknik-teknik print kaos baru setiap hari terus ditemukan.

Read more...

Menyablon Kaos Dengan Digital Printing

posted by Custom on March 14, 2013

Banyak orang lebih memilih membeli kaos di toko daripada membuat sablon sablon kaos sendiri. Karena tak ingin terjebak dalam proses yang rumit dan menyita waktu. Tapi, bagi Anda yang kreatif, membeli kaos di toko-toko terkadang membuat nurani Anda berteriak keras di dalam hati, kan? Ya, karena tidak semua desain kaos yang berjajar di toko cocok dengan selera Anda, apalagi memenuhi ekspresi diri. Seringkali malah, kaos-kaos tersebut ‘meneriakkan’ hal-hal yang sama sekali berbeda dengan apa yang ada di dalam benak kita. Belum lagi gaya desainnya yang tak sepaham dengan Anda. Anda penikmat desain yang anggun dan indah, sementara kebanyakan desain kaos yang beredar saat ini bergaya ‘grunge’ dan ‘dark’, dengan rangkaian gambar-gambar bernuansa seram yang kini digandrungi anak muda.

Lalu Anda pun mulai beralih dari satu toko ke toko yang lain, berusaha mencari kaos dengan desain yang sedikit lebih mewakili ekspresi jati diri Anda. Tapi semain Anda berjalan menyusuri setiap toko, semakin Anda tidak menemukannya, semakin jauh Anda berjalan, langkah Anda semakin terasa berat dan melelahkan. Akhirnya, Anda pulang dengan tangan kosong, tanpa membawa sehelai sablon kaos pun di tas belanja Anda. Tapi apakah harus berakhir seperti itu perjalanan Anda mencari print kaos yang benar-benar merepresentasi gaya Anda? Tentu tidak, karena ada solusi yang cukup sederhana dan mudah yang dapat menyelamatkan Anda dari krisis ini, desain dan sablon saja kaos favorit Anda sendiri!

Tapi bukankah menyablon print kaos adalah proses yang cukup rumit? Ya, tentu saja, jika Anda menggunakan sistem sablon kaos manual yang memang harus dioperasikan oleh seorang ahli. Namun di era teknologi yang semakin maju ini, menyablon kaos kini dapat dilakukan dengan digital printing, yang bahkan orang awam dengan sedikit waktu belajar akan dapat melakukannya dengan baik. Sebenarnya ini memang bukan sepenuhnya sablon, tetapi digital printing. Anda hanya membutuhkan beberapa alat dan bahan yang mudah ditemukan di toko-toko komputer, sebagai berikut:

  1. Printer yang telah dimodifikasi menjadi sistem tabung, Tabung ini nantinya diisi dengan tinta khusus sablon (tinta sublim)
  2. Mesin press panas
  3. Inkjet Paper atau Transfer paper, di mana desain Anda akan dicetak di kertas ini sebelum dipindahkan ke kaos.
  4. Tinta sublim.

Lalu, ini tahap-tahap menyablon dengan digital printing:

  1. Pilih desain yang akan disablon.
  2. Balikkan gambar tersebut (mirroring). Proses ini dapat dilakukan dengan menggunakan program-program seperti Photoshop. Sehingga tulisan pada desain tersebut menjadi terbalik.
  3. Cetak ke Inkjet Paper untuk kaos berwarna terang, dan ke Transfer Paper untuk kaos berwarna gelap.
  4. Letakkan Inkjet Paper atau Transfer Paper itu ke atas kaos, dengan hasil cetakan menghadap kaos. Lalu press dengan mesin press selama 30-60 detik, tergantung dari daya panas mesin press tersebut.
  5. Angkat Inkjet Paper atau Transfer Paper.
  6. Proses selesai! Anda mendapatkan sebuah kaos rancangan Anda sendiri!
Read more...

Proses Pembuatan Kaos, Rumit Tapi Menarik

posted by Custom on March 14, 2013

Sablon kaos adalah pakaian yang serba guna dan tahan lama yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Sejak pertama ditemukan pada tahun 1920, kaos telah mendunia dan menciptakan pasarnya sendiri. Kaos tersedia dalam berbagai ukuran, pola, warna, gaya, dan desain. Lengan kaos umumnya pendek di atas siku, tetapi kini tersedia pula kaos dengan lengan panjang atau siku. Kaos juga merupakan alat ekspresi berbagai propaganda untuk perusahaan, organisasi, humor, orang-orang atau kelompok terkenal, dan lain-lain. Selain itu, karena harganya yang murah, kaos juga sering dipakai sebagai alat promosi yang diberikan secara cuma-cuma kepada pelanggan atau saat event-event tertentu.

 

Begitu biasanya kita dengan sablon kaos, yang sudah benar-benar melekat dalam keseharian manusia, hingga kita tak pernah bertanya atau penasaran dengan bagaimana sebenarnya kaos dibuat.

  • Material Kaos. Material Kaos berasal dari 100% katun (kita sering melihat tulisan tersebut tertera di label kaos kita), atau dapat juga terbuat dari bahan polyester, atau campuran bahan katun dan polyester. Kaos yang bersifat ‘stretch’ dibuat dari kain yang dirajut, terutama dengan rajutan Jersey, karena rajutan Jersey lebih tahan lama, nyaman, dan prosesnya tidak mahal. Selain itu, print kaos dengan rajutan Jersey merupakan material yang populer digunakan untuk sablon kaos. Beberapa rajutan Jersey datang dalam bentuk tube (silinder) sehingga mengurangi jumlah jahitan di sisi samping baju.
  • Proses Manufaktur. Proses pembuatan kaos sebenarnya cukup sederhana dan sebagian besar dilakukan secara otomatis. Mesin pembuat kaos melakukan pemotongan, menyambung, menjahit print kaos dengan sistem operasional yang efisien.

 

Proses yang paling sederhana adalah menyatukan dua hela kain (depan dan belakang) lalu menjahit bagian sampingnya. Berikut adalah tahap-tahap proses pembuatan kaos sederhana:

  1. Styling: Kaos didesain dan dimensinya dipindahkan ke pola.
  2. Cutting: Kain dipotong mengikuti pola, terdiri dari potongan badan, lengan, serta kantong jika ingin ditambahkan.
  3. Menggabungkan Bagian Depan dan Belakang: kedua bagian harus dijahit di samping untuk menyatukan keduanya. Proses harus dilakukan dengan hati-hati agar jarum tidak memotong benang kain, yang dapat menyebabkan kain menjadi robek.
  4. Menjahit tepian bagian lengan: Bagian lengan dijahit terlebih dahulu tepinya sebelum disatukan dengan bagian badan.
  5. Menjahit tepian bawah bagian badan.
  6. Menyatukan bagian lengan dan badan. Inilah tahap di mana bentuk kaos keseluruhan terlihat. Tergantung dari print kaos, proses ini dapat dilakukan sebelum atau sesudah pemasangan leher baju.
  7. Memasang leher baju
  8. Merampungkan bagian neckline
  9. Memasang label baju
  10. Pemeriksaan akhir
Read more...

Bagaimana Mendesain Kaos Anda Sendiri

posted by Custom on March 19, 2013

Tentu lebih menyenangkan membeli print kaos yang sudah jadi di outlet-outlet favorit Anda. Lebih cepat, dan tidak repot, Anda cukup memilih, mencoba ukuran, dan membayarnya di kasir. Tapi masalahnya, jika Anda adalah seorang yang bergerak di bisnis kreatif dan lebih senang jika segala sesuatunya benar-benar merefleksikan ekspresi hati Anda, maka Anda mungkin akan kesulitan menemukan kaos yang pas di hati. Di sinilah opsi mendesain sendiri print kaos Anda mulai menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan. Lagipula, mendesain kaos tidak sulit kok, Anda hanya perlu mengikuti beberapa tahapan di bawah ini, dan mungkin saja dengan tuntunan langkah-langkah tersebut, Anda bukan hanya akan menciptakan sebuah desain yang unik, tapi juga berhasil menjual kaos hasil rancangan Anda pada orang lain.

Desain Kaos Sendiri

  • Rencanakan Desain Anda. Mulailah dengan menanyakan pada diri Anda sendiri tujuan dari print kaos ini. Apakah Anda membuatnya untuk diri Anda sendiri, atau untuk mengiklankan perusahaan Anda, atau sebagai deklarasi terhadap suatu ‘pesan’ yang ingin Anda sampaikan? Jika Anda memiliki logo yang ingin Anda cantumkan maka pastikan logo tersebut nampak jelas dalam desain Anda. Pikirkan juga gaya desain yang ingin Anda tampilkan, apakah simple, lucu, minimalis, dramatis, komersial, artistik, atau sesuatu yang lain? Semu warna apa yang menurut Anda sesuai dengan tema yang Anda pilih? Selain itu pertimbangkan pula seberapa besar desain tersebut pada kaos Anda, apakah desain Anda akan tampak pada bagian depan sablon kaos, atau juga di bagian belakangnya, dan sebagainya. Gambarkan rancangan Anda di kertas, sampai Anda menemukan suatu bentukan yang pas.
  • Pertimbangkan untuk menggunakan foto pada rancangan Anda Menggunakan foto dapat menambah keindahan dan daya tarik desain Anda. Anda dapat menggunakan foto seorang tokoh, selebriti, atau siapapun yang mewakili ide kaos ini. Namun hati-hati dengan hak cipta foto-foto tersebut, dan jangan menggunakan foto yang Anda peroleh dari internet tanpa seijin pemiliknya.
  • Ubah sketsa Anda menjadi image digital Saatnya memasukkan sketsa Anda ke komputer dan mengolahnya dengan program-program digital seperti Adobe Photoshop atau Illustrator. Sempurnakan garis-garis sketsa Anda dengan berbagai tools di dalam program tersebut.
  • Perindah desain Anda Bermainlah dengan filter, warna, terang dan kontras warna, saturasi, serta efek-efek komputer lain yang dapat Anda temukan. Pastikan desain sablon kaos Anda menjadi lebih dinamis dengan tambahan efek-efek yang tepat.
  • Tambahkan teks Memang, Anda dapat menggunakan semua jenis font tapi pastikan font tersebut mudah dibaca, apalagi jika desain Anda cukup padat. Usahakan agar tulisan lebih menonjol daripada gambar, agar orang dapat lebih memahami maksud kaos yang Anda rancang.
  • Buatlah prototype Cara mudah untuk membuat prototype dari rancangan di komputer adalah dengan mencetaknya pada transfer paper dan memindahkan desain tersebut ke kaos.
  • Produksi kaos Anda Jika Anda sudah merasa puas dengan desain yang Anda buat, Anda dapat langsung memproduksi print kaos ini. Untuk skala kecil, Anda dapat tetap menggunakan transfer paper untuk membuat kaos. Tapi untuk skala besar, sebaiknya Anda menyerahkan proyek penyablonan kaos tersebut kepada pihak yang profesional.
Read more...

Mendesain Kaos Satu Warna

posted by Custom on March 19, 2013

Terkadang, terlalu banyak warna jadi membuat sebuah print kaos ‘terlalu banyak bicara’ sehingga pesan yang disampaikan malah tak dapat dimengerti oleh orang-orang yang seharusnya menjadi target audience dari kaos tersebut. Apakah sebuah kaos ditujukan sebagai ekspresi personal, atau sebagai media iklan perusahaan, desain kaos harus cukup jelas dan tidak berantakan sehingga pesan apapun yang dikandungnya tidak terkubur di bawah tumpukan elemen-elemen desain yang tak beraturan

Desain Kaos Warna

Nah di sinilah, ide desain print kaos dengan satu warna tinta memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk berbicara lebih banyak tanpa ‘bersikap’ berlebihan. Satu warna membuat desain menjadi lebih fokus. Sehingga pesan semakin terarah dan cepat dimengerti. Hanya saja, dalam mendesain untuk print kaos dengan satu warna, perlu diperhatikan beberapa hal penting agar desain tersebut terkesan menarik dan tidak monoton atau membosankan.

Pertama, warna tinta memegang peranan penting. Pilihlah warna tinta yang pekat, kontras dengan warna kaos, dan vibrant (cerah). Terutama jika Anda menyertakan tulisan-tulisan dengan font tipis di dalam desain, warna-warna yang kontras, pekat dan cerah akan lebih memungkinkan untuk tulisan-tulisan tersebut dibaca daripada warna-warna lainnya.

Kedua, tentu saja harus dipertimbangkan pula untuk warna kaos yang Anda gunakan. Warna kaos sebaiknya kontras dengan warna tinta. Selain itu, warna kaos juga sebaiknya ‘mengalah’ dengan warna tinta, artinya, warna tinta harus lebih pekat dari warna kaos. Misalnya warna tinta hitam di atas kaos berwarna putih, atau warna tinta biru tua di atas kaos berwarna biru muda. Hal ini untuk menjaga agar tampilan sablon kaos tidak menjadi jelek karena warna tinta yang kurang pekat atau ‘kalah’ dengan warna kaos. Seringkali kita melihat kaos hitam dengan sablonan tinta putih yang tidak merata dan terlihat kurang pekat, sehingga desain terlihat seperti sablonan yang tak berhasil atau gagal cetak. Kita tentu tak menginginkan impresi yang salah itu sampai ke target audience Anda. Jadi alangkah pentingnya melakukan pemilihan warna kaos dan tinta yang tepat dan saling mendukung, bukan saling menghalangi.

Harapan dari print kaos dengan satu warna tinta ini cukup sederhana, yakni agar pesan apapun yang dibawanya lebih cepat tersampaikan dan mudah dipahami oleh semua orang tanpa harus memicingkan mata untuk meneliti sebuah desain yang terlalu ramai dan berantakan. Jadi selamat mendesain kaos Anda sendiri dan temukan seni dan tantangan tersendiri yang membangkitkan adrenalin ketika mendesain print kaos Anda dengan satu warna tinta.

Read more...

Kapan Era Sablon Kaos Dimulai?

posted by Custom on March 21, 2013

Bagi Anda yang rajin membeli kaos polos, tentu sebagian dari Anda memiliki tujuan untuk menyablon kaos tersebut lalu menjualnya di pasaran. Namun sebelum Anda bergerak lebih jauh, yuk kita simak sejenak bahasan tentang sablon kaos (screen printing) dan sablon kaos, karena mengetahui kapan dan bagaimana era ini dimulai dapat memperkaya wawasan Anda sekaligus membantu memantapkan proses sablon kaos yang Anda lakukan.

Print Kaos Murah

Proses sablon atau screen printing sebenarnya sudah ada sejak ratusan tahun yang lampau, walau sebelumnya tidak diterapkan pada bahan kaos. Cetak sablon kaos adalah teknik cetak yang sangat sederhana, sehingga tidak memerlukan investasi yang mahal. Teknik cetak ini diterapkan di berbagai bidang kehidupan manusia, dan masih sangat berpotensi untuk dikembangkan. Teknologi cetak sablon sudah digunakan untuk berbagai sentra industri, seperti keramik, elektronik, packaging, tekstil, garmen, dan industri umum.

Cetak sablon merupakan bagian dari teknik cetak yang dikembangkan oleh Yuzenzai Miyasaki pada tahun 1654-1736 dan Zikukeo Hirose pada tahun 1822-1890, keduanya berkebangsaan Jepang. Pada awalnya sablon kaos dikembangkan untuk pencetakan kimono yang merupakan pakaian khas Jepang, yang mana bila kimono ditulis dengan tangan menjadi sangat mahal harganya. Selanjutnya cetak sablon kaos berkembang hingga ke daratan Eropa pada tahun 1851-1862 dan kemudian pada tahun 1868 Joseph Swan mendirikan atau menemukan produk autotype.

Pada tanggal 11 Juli 1907 Samuel Simmon yang berkebangsaan Inggris mendapatkan hak patennya untuk teknik cetak sablon. Setelah itu sablon kaos merambah ke Amerika Serikat dan pada tahun 1924 pertama kalinya proses cetak sablon dilakukan di atas bahan tekstil. Tak lama kemudian pada tahun 1946 MC Kornick dan Penney menemukan mesin cetak sablon. Namun penerapan sablon pada kaos baru benar-benar mendunia pada tahun 1960-an, berkaitan dengan ketika seniman Andy Warhol mempopulerkan sablon di Amerika, dengan gambar Marilyn Monroe yang khas, yang dapat kita lihat hingga saat ini.

Setelah itu barulah bermunculan berbagai bentuk kaos baru, seperti tank top , muscle shirt , scoop neck , v-neck yang disbalon dengan berbagai bentuk, gambar, atau kata-kata sebagai pesan akan pengalaman, perilaku dan status sosial. Sablon kaos mengkomunikasikan berbagai lokasi atau identitas sosial dengan sangat baik, sehingga hingga saat ini, kaos sablon tetap laris manis di tengah perkembangan dunia dan manusia yang semakin canggih.

Read more...

Memahami Cetak Sablon Kaos

posted by Custom on March 25, 2013

Sebelum Anda dapat mencetak kaos dengan teknologi sablon, Anda perlu memahami terlebih dahulu seperti apakah cetak sablon atau screen printing itu sebenarnya. Dan walaupun Anda tak begitu tertarik untuk mendalami teknis, karena di Custom.co.id Anda tinggal mengirimkan pesanan dan kami yang melakukan keseluruhan proses cetak kaos sehingga Anda langsung menerima kaos dengan gambar rancangan Anda di atasnya dalam waktu yang singkat tanpa repot-repot bergelut dengan teknikal. Namun menilik sedikit tentang sablon kaos dapat menjadi suatu pengalaman yang menarik juga dapat meningkatkan kreativitas Anda, karena memahami sablon kaos juga berarti memahami apa yang dapat Anda lakukan dengan sablon. Karena kita tak pernah tahu, ternyata kita dapat melakukan banyak hal dengan sablon. Kita tak menyadarinya, sebab kita tak pernah meneliti prosesnya. Nah, dalam kesempatan ini, mari kita mempelajari proses cetak yang sederhana ini dan memperkaya pengetahuan kita.

sablon kaos

Cetak sablon merupakan proses stensil untuk memindahkan suatu citra ke atas berbagai jenis media atau bahan cetak seperti : kertas, kayu, metal, kaca, kain, plastik, kulit, dan lain-lain. Wujud yang paling sederhana dari stensil terbuat dari bahan kertas atau logam yang dilubangi untuk mereproduksi atau menghasilkan kembali gambar maupun hasil dari suatu rancangan desain. Stensil tersebut selanjutnya merupakan gambaran negatif dari gambar asli atau original dimana detail-detail gambar yang direproduksi memiliki tingkat keterbatasan terutama bila mereproduksi detail-detail yang halus. Pada teknik cetak sablon kaos acuan yang berupa stensil dapat juga melalui tahapan fotografi, yang pada umumnya dikenal dengan istilah film hand cut. Film photographi dan emulsi stensil direkatkan ke atas alat penyaring (screen) yang dibentangkan pada sebuah bingkai yang terbuat dari bahan kayu maupun logam yang berfungsi sebagai pemegang bagian dari suatu desain, dan harus mampu menahan bagian yang digunakan selama proses penyablonan berlangsung. Adakalanya para perancang grafis melakukan tahapan desain secara langsung pada permukaan alat penyaring dengan bahan yang disebut “tusche” dan kemudian menutup keseluruhan sablonan dengan lem. Tusche selanjutnya dicuci dengan bahan pelarut agar diperoleh bagian yang dapat mengalirkan tinta pada permukaan alat penyaring.

Pada awal abad ke 20 proses pelaksanaan sablon kaos mulai menggunakan kain/screen yang terbuat dari bahan sutera yang semula dipergunakan untuk menyaring tepung. Dari sinilah maka istilah sablon kaos dikenal dengan sebutan “silk screen printing” yang digunakan pada tahapan proses cetak. Karena sutera harganya cukup mahal, serta memiliki kekuatan yang kurang baik, serta secara dimensional kurang stabil, maka kemudian diganti dengan bahan yang terbuat dari nilon dan selanjutnya dengan poliester. Sedangkan untuk keperluan cetak, alat-alat atau benda-benda elektronik dipergunakan kain (screen) yang terbuat dari bahan stainless steel/logam.

Serat kain dibuat/dianyam/dirajut menurut standar dan diproduksi dengan berbagai ukuran tergantung dari tingkat ketebalan serat benang yang akan menghasilkan tingkat kerapatan anyaman.

Read more...