Maaf, browser anda tidak support javascript

Tips Tampil Maksimal dengan Kaos Sablon

posted by Custom on March 4, 2014

Sablon kaos, atau kaos polos, umumnya bisa digunakan dalam berbagai kesempatan dan tak lekang oleh zaman. Untuk itu, bagi Anda yang suka dan sering menggunakan kaos dalam beberapa kesempatan, berikut tips yang mungkin akan berguna bagi Anda.

  • Sederhana tanpa aksesoris. Kaos umumnya identik dengan sederhana, tapi bukan berarti Anda tampil apa adanya dengan jenis pakaian ini. Karena tak sedikit desainer sablon kaos memanfaatkan motif desain dengan beragam gambar dan warna. Jadi mau tampil sederhana oke, tampil lebih ramai juga bisa, meski minim aksesoris yang kita kenakan.
  • Bergaya ala Rapper, dengan kaos kedodoran. Beberapa orang memang cocok dengan konsep berpakaian ini. Namun tak selalu cara ini ampuh untuk semua orang, karena mereka yang berdada bidang dan bertubuh atletis, sablon kaos press body lebih disarankan. Sementara jika Anda memiliki tubuh kurus, pakaian kedodoran hanya akan membuat Anda terlihat tambah kurus.
  • Tampil berbeda. Kaos sering identik dengan ekspresi diri. Bagi orang yang memiliki tingkat kepercayaan diri lebih, warna jreng dan motif aneh akan terlihat pantas dikenakan, sekaligus sering menjadi pusat perhatian. Namun, jangan lakukan hal ini jika Anda tidak memiliki rasa percaya diri lebih, karena hal ini hanya akan membuat penampilan Anda terlihat aneh.
  • Sesuaikan dengan usia. Meski pantas dalam berbagai suasana dan usia, karena warna kaos sering menjadi standar yang tak bisa digunakan karena faktor usia. Seperti desain press body yang tak sesuai dengan Lansia yang berbadan kurang atletis, atau warna-warna cerah.
  • Kaos sebagai busana formal. Meski Steve Jobs sering menggunakan kaos dalam beragam acara formal, tapi faktanya kita tak dapat meniru hal yang sama. Setidaknya kita harus memadukan beberapa kombinasi pakaian lain. Seperti jas dan kemeja. Selain tampak formal, paduan ini juga membuat penampilan Anda terkesan dinamis.
  • Baru atau lama, kenapa tidak. Umumnya kaos sering kalah karena proses penyimpanan yang salah. Dampaknya beberapa lubang secara alami tampak dalam bahan kain yang digunakan. Padahal jika tersimpan dengan baik, kaos produksi tahun berapapun bisa digunakan dan tak mudah dilekang zaman. Hal ini yang membuat kaos berbeda dengan desain pakaian atau baju yang lain.
  • Sesuaikan desain motif. Print kaos sering dibuat dengan beragam desain, dan tak jarang hal ini sering dilabeli haram karena bermuatan SARA. Untuk itu, dan lebih amannya, selain menggunakan karena kenyamanan bahan, tentukan pula motif yang digunakan. Terutama saat Anda mengenakannya dan berhadapan dengan segmentasi orang tertentu, seperti anak-anak dan sebagainya.
Read more...

Cara melakukan Teknik discharge Untuk Kaos Sablon

posted by Custom on March 13, 2014

Salah satu teknik sablon untuk kaos adalah sablon discharge. Dibanding dengan teknik lain untuk sablon kaos, teknik ini dikenal lebih awet, baik dari hasil sablonan sampai dengan karakter kaos yang tak mudah molor meski digunakan selama beberapa tahun. Tak hanya industri, teknik ini bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan kita yang ingin menyablon beberapa kaos dengan motif khusus. Sama seperti teknik lain, sablon kaos jenis ini biasanya memiliki tinta khusus yang sifatnya water base.

Bahan tinta khusus ini dibuat dengan bahan berbasis air. Sehingga saat digunakan di kain, bahan ini mudah menyerap hingga serat. Hal ini akan memberi keuntungan tersendiri jika digunakan pada bahan kain 100% katun, tapi tidak untuk jenis kain yang lain. Sablon discharge pada dasarnya dilakukan dengan mengubah warna dasar kain dengan bahan tinta sablon. Tak semua, biasanya untuk beberapa motif yang dikehendaki, bagian tersebut akan diloncati. Sehingga didapat motif alami yang tak sekedar nempel.

Sehingga berbeda dengan hasil print kaos cara yang lain yang mudah terkelupas atau rusak, dengan teknik ini hasil yang didapat bisa maksimal dan tak mudah hilang. Karena hasil yang maksimal, sablon discharge biasanya digunakan untuk jenis kaos berbahan cotton combed dengan harga yang relatif lebih mahal dibanding jenis kaos dengan sablon yang lain. Sablon Discharge biasanya digunakan untuk desain kaos sederhana. Diperlukan keahlian khusus untuk membuat motif dengan design rumit atau detil dengan warna yang beragam. Selain itu, tak semua warna kaos dapat digunakan sablon jenis ini. Karena warna seperti biru, Ungu dan Hijau, adalah beberapa warna kaos yang tak bisa “dicabut warnanya” dengan teknik ini.

Ada satu hal yang tak harus dilakukan setelah melakukan sablon dengan cara ini. Penggunaan bahan kimian jenis ZFS (Zinc Formaldahyde Sulfoxylate), membuat kaos tidak disarankan untuk langsung dipakai setelah proses pencetakan warna. Melainkan kaos harus di cuci terlebih dahulu agar bahan tidak membuat masalah tersendiri bagi kulit. Untuk melakukan teknik ini, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelumnya. Seperti pemilihan bahan yang reaktif. Bahan ini biasanya akan membuat tinta dapat menyerap dengan sempurna dengan kain pakaian. Sementara bahan yang berlawanan hanya akan membuat proses sablon kemungkinan besar gagal.

Setelah proses pewarnaan, langkah selanjutnya adalah pengeringan. Hal ini biasanya dapat dilakukan dengan banyak cara, diantaranya dengan menggunakan hot pres. Cara ini akan membuat proses pengeringan berjalan dengan sempurna jika dilakukan dengan suhu panas mencapai 160 derajat selama 30 detik. Proses ini akan membuat obat discharge beroksidasi dan membuat bahan lebih reaktif. Tips terakhir agar sablon discharge lebih awet di kaos adalah perawatan yang benar. Umumnya kaos dengan sablon ini cara pembersihannya tak jauh berbeda dengan jenis kaon dengan sablonan yang lain. Untuk membersihkannya, yang perlu Anda perhatikan adalah proses perendaman yang tak terlalu lama, tanpa bahan pemutih, dan tidak menyikatnya terlalu kencang. Saat menjemur, balik kaos agar warna tetap terjaga dengan baik dan awet.

Read more...

Ingin Kaos Sablon Lebih Oke, Coba Kancing

posted by Custom on March 13, 2014

Kancing dan baju, bisa jadi dua hal yang sudah bukan baru lagi digunakan secara bersamaan. Fungsinya yang menutup belahan, sering digunakan untuk jenis baju kemeja dan sebagainya. Sebagai ornamen hiasan, warna-warni kancing juga sering digunakan untuk aksesoris motif unik untuk beberapa jenis pakaian, salah satunya sablon kaos. Sejak ditemukan pertama kali, kancing memiliki fungsi menyatukan dua belahan baju menjadi satu. Dengan kancing, baju mudah dikenakan dan kembali dirapikan dengan hanya beberapa menit saja. Dan saat ini banyak varian kancing berikut warna-warnanya yang unik. Sehingga tak hanya menyatukan belahan, ornamen ini juga kerap menjadi aksesoris yang membuat pakaian enak dilihat.

Umumnya kancing dibuat dengan bentuk bulat. Namun dalam perkembanganannya, kancing diciptakan dengan beragam variasi bentuk. Seperti segitiga, persegi dan sebagainya. Keunikan bentuk dan warna, membuat kancing bisa menjadi aksesoris unik, yang bisa dipasang tak hanya di kemeja, tapi bahkan di print kaos sederhana yang dalam karakternya tidak memiliki belahan seperti jenis pakaian kemeja. Untuk kaos, selain ornamen sablon, kancing juga kerap digunakan sebagai desain ornamen motif pakaian. Desain vintage, biasanya menjadi konsep unik yang bisa Anda kombinasikan antara kancing dan kaos. Tak hanya untuk pakaian cewek, beberapa jenis pakaian cowok juga dapat didesain unik dengan ornamen kancing.

 

Lalu bagaimana sih sejarah kancing, sehingga sampai sekarang sering identik dengan kemeja dan jenis-jenis pakaian lain?

Pertama kali ditemukan, kancing sudah difungsikan sebagai ornamen penyatu belahan sablon kaos yang dibuat dengan beragam bahan baku, Mulai dari logam, gading, kerang, kayu dan sebagainya. Dan saat ini ornamen kancing sering dibuat dengan menggunakan bahan logam atau (Kebanyakan) dari plastik. Kehadiran kancing modern awalnya muncul pada era tahun 70an. Kala itu, seorang desainer bernama Paco Rabbane, membuat sebuah mini dres yang dihiasi oleh banyak kancing di dalamnya. Seakan melupakan fungsi awalnya, sejak saat itu, kancing mulai menjadi ornamen hiasan unik untuk motif pakaian.

Selain diposisikan sebagai ornamen hiasan, kancing pun menjadi ornamen yang tak bisa lepas dari desain pakaian modern, untuk kancing, digunakan sebagai resleting dan aplikasi ornamen lain, kancing sering muncul dalam setiap produk pakaian, baik atasan sampai bawahan. Bahkan tak hanya pakaian, tren menggunakan ornamen kancing untuk hiasan pun sering digunakan untuk berbagai jenis aksesoris. Seperti untuk sepatu, tas dan bahkan ornamen hiasan lampu rumah. Keberadaan warna-warni dan bentuk kancing membuat tampilan benda-benda tersebut menjadi lebih sedap untuk dipandang.

Dalam dunia seni rupa, kancing juga sering digunakan untuk membuat beberapa maestro karya besar. Beberapa lukisan dan karya seni rupa tak jarang memanfaatkan bentuk sederhana kancing berikut warna-warninya yang menarik.

Read more...

Kaos Ini terbuat dari Bagian Tubuh Orang

posted by Custom on March 13, 2014

Ide gila apa yang mungkin menurut Anda paling gila soal kaos? Bukan dari motif sablon kaos yang terbuat dari bahan khusus, tapi mungkin bahan yang digunakan sebagai kain. Yah, itulah yang terjadi dari seseorang asal Rumania yang membuat kaos berbahan dasar rambut. Kaos dan pakaian konvensional, mungkin sudah bukan lagi hal baru dibuat dengan kain. Kain yang digunakan pun cukup beragam, dari benang biasa sampai hasil pintalan produk ulat (Sutra), sering digunakan dalam hal ini. Jika hal ini biasa bagi Anda, apa yang dilakukan oleh perempuan yang satu ini mungkin cukup luar biasa. 

Unik, aneh, menyeramkan atau justru akan memberi Anda isnpirasi tersendiri, hal tersebut yang mungkin cocok untuk menggambarkan karya seseorang ibu asal Rumania ini. Bagaimana tidak, jika orang awam menggunakan kapas dan benang untuk membuat pakaian yang kemudian dipakai untuk baju, wanita ini justru menggunakan rambutnya sendiri. Adalah Iona Cioanca, 71 tahun, wanita asal Rumania yang memiliki ide gila ini. Entah apa yang terlintas dipikiran Iona, yang pasti sebuah baju telah dibuatnya dengan hanya menggunakan rambut (miliknya) yang memang panjang.

Sebelum melakukan hal ini, ia mengaku telah cukup lama memanjangkan rambutnya. “Selama bertahun-tahun saya harus menunggu rambut saya tumbuh agar bisa dijadikan bahan untuk print kaos. Saya akhirnya bisa melakukannya dan saya merasa sangat senang,” papar Cioanca. Ia menambahkan, meski idenya ini tak wajar dan tak akan mungkin dilakukan wanita lain di seluruh dunia, tapi ia yakin idenya ini cukup unik. Dan Iona mengaku cukup bangga dengan apa yang telah dilakukan dengan rambut panjangnnya. Dimana saat ini selain baju, ia juga sempat membuat selendang, rok, sarung tangan bahkan sampai jas hujan dengan bahan yang sama.

Tak hanya sablon kaos, wanita ini juga sempat membuat beberapa ornamen fashion langsung dari rambutnya sendiri. Seperti topi dompet dan sebagainya. Benda-benda ini dikumpulkan dari rambutnya sendiri yang ia panjangkan sejak usia 16 tahun. Menurut Cioanca, barang-barang yang dibuat dari rambutnya memiliki warna yang lebih terang. Pasalnya, barang-barang itu dibuat dalam 10 tahun terakhir ketika rambutnya sudah beruban. Cioanca mengaku barang-barang yang dibuat dari rambutnya cukup nyaman dipakai dan hangat. Ia berharap namanya bisa masuk rekor agar orang-orang tahun bahwa rambut manusia sangat berguna.

Limbah rambut sudah bukan hal baru lagi di dunia fashion. Setidaknya bagi budaya jawa, bahan ini sering digunakan untuk bahan pembuatan sanggul. Dan untuk budaya modern, sepertihalnya fungsinya, rambut digunakan untuk penutup kepala (rambut palsu) dan keperluan salon lainnya. Tapi untuk penggunaan produk fashion, mungkin perempuan yang satu ini baru pertama yang pernah melakukannya di dunia. Bagaimana menurut Anda? Cukup mengerikan atau menakjubkan menurut Anda? Yang pasti untuk membuat ornamen aksesoris dan pakaian milik Iona terlihat lebih terlihat bersih, ia sepertinya tak memerlukan sabun cuci dan sebagainya. Karena seperti yang dibutuhkan rambut pada umumnya, untuk membuat bagian ini berkilau, perlu sampo dan mungkin kondisioner.

Read more...

Kaos-kaos Desain Go Green Masa Depan

posted by Custom on March 13, 2014

Energi bisa jadi hal paling dibutuhkan secara instan saat ini. Dimana banyak perangkat elektronika daam bentuk gadget yang memerlukan daya listrik sewaktu-waktu. Nah tak hanya membutuhkan colokan listrik, bisa jadi hal ini kedepannya bisa Anda memenuhinya dengan sablon kaos sederhana yang melekat di depan Anda. Keberadaan sablon kaos dengan bahan ramah lingkungan sepertinya tak cukup untuk masa depan. Beberapa desainer sukses menciptakan sebuah desain pakaian dengan fungsi lebih dari sekedar menutup badan. Karena dengan hanya pakaian, beberapa kebutuhan bisa terpenuhi secara instan, dalam hal ini seperti pengisi daya perangkat gadget.

Tak hanya orang awam, kebutuhan gadget sepertinya semakin komplek dan sudah biasa digunakan untuk berbagai profesi. Mulai dari kontraktor, bahkan sampai tentara. Karena tak hanya senjata, pasukan modern juga biasa dilengkapi dengan sejumlah gadget. Peralatan ini dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan, salah satunya mengetahui posisi dengan sistem GPS. Sayangnya, berbeda dengan masyarakat umum kebanyakan, kebutuhan akan sumber daya listrik akan menjadi hal paling komplek yang dihadapi oleh para prajurit. Mengingat saat berada di medan pertempuran, sumber daya listrik adalah hal yang paling susah terpenuhi. Beberapa cara sempat digunakan salah satunya dengan menggunakan baterai bertegangan sesuai dengan harapan.

Sebuah peneliti di Inggris dalam hal ini sempat menemukan sebuah cara revolusioner sederhana dalam mengatasi masalah ini. Yakni dengan menggunakan sebuah desain perangkat modern yang dapat mensuplay setiap daya listrik gadget yang diperlukan. Pakaian unik ini dinamakan solar Soldier. Cara kerja pakaian berteknologi ini sangat unik, karena memiliki kemampuan menyerap panas dari berbagai sumber. Seperti gerakan, panas dari api sampai matahari. Daya yang didapat kemudian dikonversi menjadi energi listrik. Yang kemudian dapat disalurkan ke kebutuhan GPS, Radio, Senjata dan segalanya.

Sampai saat ini kebutuhan sablon kaos berteknologi unik ini masih dalam wacana prototipe, dan masih dikembangkan untuk pakaian prajurit tentara. Tak menutup kemungkinan, pakaian ini akan dikembangkan lebih jauh untuk kebutuhan komersial, sehingga semua orang bisa menggunakannya. Tak hanya pakaian penyerap panas yang dapat menjadi sumber energi listrik, beberapa peneliti juga berhasil mengembangkan jenis pakaian ramah lingkungan yang lain. Diantaranya pakaian yang dapat memerangi dampak buruk polusi udara yang sudah menjadi hal biasa di beberapa kota besar di dunia.

Pakaian ini bekerja dengan cara membersihkan udara kotor disekitar. Adalah Helen Storey, desainer asal Inggris yang mengembangkan desain unik berkonsep seni dan pengetahuan ini. Dimana bahan kaos khusus digunakan agar pakaian bisa memiliki karakter seperti yang diinginkan. Dalam desainnya, Helen menggunakan bahan baku denim yang dimodifikasi dengan cara tertentu. Selanjutnya bahan ini mampu memurnikan udara yang ada di sekitar, menjadi lebih ramah untuk dihirup. Meski dalam tahap pengembangan, diperkirakan jenis pakaian ini akan laris dipasar, terutama bagi masyarakat perkotaan di berbagai negara maju di dunia.

Read more...

Fakta-fakta tentang Sablon Kaos

posted by Custom on January 24, 2014
Jika Anda menggeluti dunia sablon kaos, Anda perlu tahu bahwa ternyata ada banyak fakta menarik di baliknya. Bukan hanya memperkaya wawasan, tapi mengetahui fakta-fakta seputar sablon kaos, selain menyenangkan juga dapat membantu Anda mengembangkan usaha. Tapi lebih daripada itu, fakta-fakta seputar sablon kaos merupakan bahan diskusi yang menyenangkan antara sesama penggemar sablon kaos. Berikut ini fakta-fakta menarik tersebut:
 
  • Dipercaya bahwa sablon pertama kali muncul di Cina pada masa dinasti Song (960-1279 M). Jepang dan Negaea Asia lainnya mulai mengadopsi teknologi ini pada jaman itu.
  • Selanjutnya pada tahun 1600-1800, teknologi cetak sablon berkebang di Jepang untuk tujuan pencetakan kimono yang lebih murah. Karena jika kimono terus menerus dilukis dengan tangan, harganya akan menjadi sangat mahal.
  • Sablon mulai diperkenalkan ke dunia Eropa Barat sekitar tahun 1700-an, namun belum terlalu diterima oleh masyarakat.
  • Teknologi mesin sablon dipatenkan di Inggris oleh seorang yang bernama Samuel Simmon pada tahun 1907. Metode cetak sablon pada masa ini awalnya digunakan untuk mencetak kertas dinding yang mahal dan linen, sutra, atau kain halus lainnya.
  • Pada tahun 1910, teknologi cetak sablon kaos mengalami perkembangan yang signifikan, di mana bahan-bahan yang digunakan sudah semakin aman dan tidak beracun.
  • Pada tahun 1924 cetak sablon pertama kali diterapkan pada tekstil di Amerika Serikat.
  • Di Amerika, Andy Warhol, seniman desain grafis yang populer pada tahun 1960an, mempopulerkan sablon dengan menggunakan sosok Marilyn Monroe sebagai objek utama desainnya yang ia terapkan dalam sablon dengan warna norak.
  • Pengusaha Amerika, seniman dan penemu Michael Vasilantone akan mengembangkan dan paten multicolor mesin sablon rotary garmen pada tahun 1960.
  • Mesin sablon rotary awalnya digunakan untuk mencetak logo dan informasi tim olahraga pada seragam tim olahraga bowling, tapi sejalan dengan semakin populernya t-shirt atau sablon kaos, teknologi sablon pun dialihkan untuk menghias kaos-kaos polos itu dengan aneka gambar, deklarasi, pesan, dan identitas
  • Kini sablon dapat dilakukan full color atau penuh warna dengan mencetak dalam CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Key/ Black)
  • Sablon adalah proses cetak yang lebih atau malah paling disukai saat ini karena biayanya yang relatif lebih rendah dan kemampuannya yang dapat mencetak pada berbagai media.
- See more at: http://polos.co.id/post/29/Fakta-fakta+tentang+Sablon+Kaos#sthash.WqX2t5bE.dpuf
Read more...