Kumpulan artikel sablon kaos dengan tagsablon - 1

Posts Tagged with sablon

Memahami Cetak Sablon Kaos

posted by Custom on March 25, 2013

Sebelum Anda dapat mencetak kaos dengan teknologi sablon, Anda perlu memahami terlebih dahulu seperti apakah cetak sablon atau screen printing itu sebenarnya. Dan walaupun Anda tak begitu tertarik untuk mendalami teknis, karena di Custom.co.id Anda tinggal mengirimkan pesanan dan kami yang melakukan keseluruhan proses cetak kaos sehingga Anda langsung menerima kaos dengan gambar rancangan Anda di atasnya dalam waktu yang singkat tanpa repot-repot bergelut dengan teknikal. Namun menilik sedikit tentang sablon kaos dapat menjadi suatu pengalaman yang menarik juga dapat meningkatkan kreativitas Anda, karena memahami sablon kaos juga berarti memahami apa yang dapat Anda lakukan dengan sablon. Karena kita tak pernah tahu, ternyata kita dapat melakukan banyak hal dengan sablon. Kita tak menyadarinya, sebab kita tak pernah meneliti prosesnya. Nah, dalam kesempatan ini, mari kita mempelajari proses cetak yang sederhana ini dan memperkaya pengetahuan kita.

sablon kaos

Cetak sablon merupakan proses stensil untuk memindahkan suatu citra ke atas berbagai jenis media atau bahan cetak seperti : kertas, kayu, metal, kaca, kain, plastik, kulit, dan lain-lain. Wujud yang paling sederhana dari stensil terbuat dari bahan kertas atau logam yang dilubangi untuk mereproduksi atau menghasilkan kembali gambar maupun hasil dari suatu rancangan desain. Stensil tersebut selanjutnya merupakan gambaran negatif dari gambar asli atau original dimana detail-detail gambar yang direproduksi memiliki tingkat keterbatasan terutama bila mereproduksi detail-detail yang halus. Pada teknik cetak sablon kaos acuan yang berupa stensil dapat juga melalui tahapan fotografi, yang pada umumnya dikenal dengan istilah film hand cut. Film photographi dan emulsi stensil direkatkan ke atas alat penyaring (screen) yang dibentangkan pada sebuah bingkai yang terbuat dari bahan kayu maupun logam yang berfungsi sebagai pemegang bagian dari suatu desain, dan harus mampu menahan bagian yang digunakan selama proses penyablonan berlangsung. Adakalanya para perancang grafis melakukan tahapan desain secara langsung pada permukaan alat penyaring dengan bahan yang disebut “tusche” dan kemudian menutup keseluruhan sablonan dengan lem. Tusche selanjutnya dicuci dengan bahan pelarut agar diperoleh bagian yang dapat mengalirkan tinta pada permukaan alat penyaring.

Pada awal abad ke 20 proses pelaksanaan sablon kaos mulai menggunakan kain/screen yang terbuat dari bahan sutera yang semula dipergunakan untuk menyaring tepung. Dari sinilah maka istilah sablon kaos dikenal dengan sebutan “silk screen printing” yang digunakan pada tahapan proses cetak. Karena sutera harganya cukup mahal, serta memiliki kekuatan yang kurang baik, serta secara dimensional kurang stabil, maka kemudian diganti dengan bahan yang terbuat dari nilon dan selanjutnya dengan poliester. Sedangkan untuk keperluan cetak, alat-alat atau benda-benda elektronik dipergunakan kain (screen) yang terbuat dari bahan stainless steel/logam.

Serat kain dibuat/dianyam/dirajut menurut standar dan diproduksi dengan berbagai ukuran tergantung dari tingkat ketebalan serat benang yang akan menghasilkan tingkat kerapatan anyaman.

Read more...

Kelebihan dan Kekurangan Kaos Sablon Manual

posted by Custom on January 28, 2014

Dalam teknik membuat kaos sablon, kita sering dihadapkan pada dua cara yang sering dilakukan. Yakni dengan teknik sablon manual dan digital. Sablon manual biasanya sering dilakukan dengan cara konvensional, sementara cara digital, umumnya menggunakan teknik printing dan komputerisasi. Nah, di era yang sudah sangat maju dan dibanjiri teknologi murah dari negara-negara industri seperti Cina, terkadang orang memilih untuk memakai cara yang mudah, yaitu menggunakan mesin digital. Tapi sebenarnya ada hasil yang berbeda saat Anda memutuskan untuk menyablon kaos polos secara manual. Lalu apa kelebihan dan kekurangan teknik sablon manual?

Teknik sablon kaos manual, cara ini biasanya dilakukan dengan cetakan khusus dengan tinta yang digosok sehingga dapat menempel pada kaos polos, seperti motif yang diinginkan. Meski sederhana, cara konvensional ini dikenal memiliki sejumlah kelebihan, diantaranya dalam hal kualitas warna. Umumnya dibandingkan dengan teknik sablon digital, cara ini memiliki kualitas warna yang baik, sehingga tidak gampang pudar. Hal ini akan sempurna jika teknik dilakukan dengan bahan tinta berkualitas.

Kelebihan lain dengan teknik manual adalah struktur bahan sablon kaos yang baik. Sehingga tak hanya warna, teknik ini mampu membuat desain sablon timbul dan lebih memiliki karakter busa. Hal yang tak bisa dilakukan dengan teknik digital. Kelebihan lain sablon manual adalah harganya yang lebih murah, terutama jika Anda memesannya dalam ukuran (Jumlah) partai. Dibanding dengan sablon digital, cara ini akan membuat dompet Anda lebih aman.

Lalu apa saja kekurangan dari teknik sablon kaos manual? Untuk beberapa gambar riil seperti foto, teknik ini umumnya memiliki kualitas kurang baik. Terutama dalam hal pewarnaan yang kurang alami dan cerah dibanding sablon digital. Proses yang dilakukan secara manual dan memerlukan beberapa tahap, membuat teknik sablon manual akan berlangsung lebih lama. Terutama jika hal ini dilakukan dalam jumlah yang sangat besar.

Karena bahan cat dan sablonan yang lumayan mahal, membuat kaos sablon dengan cara manual sering menggunakan sistem minimum order. Jadi jika Anda ingin memesan dalam jumlah satuan, pengusaha sablon kaos menolak mentah-mentah atau menggunakan tarif sangat mahal untuk pesanan Anda. Bagian kekurangan lain adalah bahan yang tak bisa tahan lama. Terutama jika telah melalui beberapa kali proses pencucian. Umumnya selain tambah kusam, jenis sablon dengan teknik ini sering mengalami keretakan.

Read more...