Maaf, browser anda tidak support javascript

Posts Tagged with sablon kaos murah

Mendesain Kaos Satu Warna

posted by Custom on March 19, 2013

Terkadang, terlalu banyak warna jadi membuat sebuah print kaos ‘terlalu banyak bicara’ sehingga pesan yang disampaikan malah tak dapat dimengerti oleh orang-orang yang seharusnya menjadi target audience dari kaos tersebut. Apakah sebuah kaos ditujukan sebagai ekspresi personal, atau sebagai media iklan perusahaan, desain kaos harus cukup jelas dan tidak berantakan sehingga pesan apapun yang dikandungnya tidak terkubur di bawah tumpukan elemen-elemen desain yang tak beraturan

Desain Kaos Warna

Nah di sinilah, ide desain print kaos dengan satu warna tinta memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk berbicara lebih banyak tanpa ‘bersikap’ berlebihan. Satu warna membuat desain menjadi lebih fokus. Sehingga pesan semakin terarah dan cepat dimengerti. Hanya saja, dalam mendesain untuk print kaos dengan satu warna, perlu diperhatikan beberapa hal penting agar desain tersebut terkesan menarik dan tidak monoton atau membosankan.

Pertama, warna tinta memegang peranan penting. Pilihlah warna tinta yang pekat, kontras dengan warna kaos, dan vibrant (cerah). Terutama jika Anda menyertakan tulisan-tulisan dengan font tipis di dalam desain, warna-warna yang kontras, pekat dan cerah akan lebih memungkinkan untuk tulisan-tulisan tersebut dibaca daripada warna-warna lainnya.

Kedua, tentu saja harus dipertimbangkan pula untuk warna kaos yang Anda gunakan. Warna kaos sebaiknya kontras dengan warna tinta. Selain itu, warna kaos juga sebaiknya ‘mengalah’ dengan warna tinta, artinya, warna tinta harus lebih pekat dari warna kaos. Misalnya warna tinta hitam di atas kaos berwarna putih, atau warna tinta biru tua di atas kaos berwarna biru muda. Hal ini untuk menjaga agar tampilan sablon kaos tidak menjadi jelek karena warna tinta yang kurang pekat atau ‘kalah’ dengan warna kaos. Seringkali kita melihat kaos hitam dengan sablonan tinta putih yang tidak merata dan terlihat kurang pekat, sehingga desain terlihat seperti sablonan yang tak berhasil atau gagal cetak. Kita tentu tak menginginkan impresi yang salah itu sampai ke target audience Anda. Jadi alangkah pentingnya melakukan pemilihan warna kaos dan tinta yang tepat dan saling mendukung, bukan saling menghalangi.

Harapan dari print kaos dengan satu warna tinta ini cukup sederhana, yakni agar pesan apapun yang dibawanya lebih cepat tersampaikan dan mudah dipahami oleh semua orang tanpa harus memicingkan mata untuk meneliti sebuah desain yang terlalu ramai dan berantakan. Jadi selamat mendesain kaos Anda sendiri dan temukan seni dan tantangan tersendiri yang membangkitkan adrenalin ketika mendesain print kaos Anda dengan satu warna tinta.

Read more...

Kapan Era Sablon Kaos Dimulai?

posted by Custom on March 21, 2013

Bagi Anda yang rajin membeli kaos polos, tentu sebagian dari Anda memiliki tujuan untuk menyablon kaos tersebut lalu menjualnya di pasaran. Namun sebelum Anda bergerak lebih jauh, yuk kita simak sejenak bahasan tentang sablon kaos (screen printing) dan sablon kaos, karena mengetahui kapan dan bagaimana era ini dimulai dapat memperkaya wawasan Anda sekaligus membantu memantapkan proses sablon kaos yang Anda lakukan.

Print Kaos Murah

Proses sablon atau screen printing sebenarnya sudah ada sejak ratusan tahun yang lampau, walau sebelumnya tidak diterapkan pada bahan kaos. Cetak sablon kaos adalah teknik cetak yang sangat sederhana, sehingga tidak memerlukan investasi yang mahal. Teknik cetak ini diterapkan di berbagai bidang kehidupan manusia, dan masih sangat berpotensi untuk dikembangkan. Teknologi cetak sablon sudah digunakan untuk berbagai sentra industri, seperti keramik, elektronik, packaging, tekstil, garmen, dan industri umum.

Cetak sablon merupakan bagian dari teknik cetak yang dikembangkan oleh Yuzenzai Miyasaki pada tahun 1654-1736 dan Zikukeo Hirose pada tahun 1822-1890, keduanya berkebangsaan Jepang. Pada awalnya sablon kaos dikembangkan untuk pencetakan kimono yang merupakan pakaian khas Jepang, yang mana bila kimono ditulis dengan tangan menjadi sangat mahal harganya. Selanjutnya cetak sablon kaos berkembang hingga ke daratan Eropa pada tahun 1851-1862 dan kemudian pada tahun 1868 Joseph Swan mendirikan atau menemukan produk autotype.

Pada tanggal 11 Juli 1907 Samuel Simmon yang berkebangsaan Inggris mendapatkan hak patennya untuk teknik cetak sablon. Setelah itu sablon kaos merambah ke Amerika Serikat dan pada tahun 1924 pertama kalinya proses cetak sablon dilakukan di atas bahan tekstil. Tak lama kemudian pada tahun 1946 MC Kornick dan Penney menemukan mesin cetak sablon. Namun penerapan sablon pada kaos baru benar-benar mendunia pada tahun 1960-an, berkaitan dengan ketika seniman Andy Warhol mempopulerkan sablon di Amerika, dengan gambar Marilyn Monroe yang khas, yang dapat kita lihat hingga saat ini.

Setelah itu barulah bermunculan berbagai bentuk kaos baru, seperti tank top , muscle shirt , scoop neck , v-neck yang disbalon dengan berbagai bentuk, gambar, atau kata-kata sebagai pesan akan pengalaman, perilaku dan status sosial. Sablon kaos mengkomunikasikan berbagai lokasi atau identitas sosial dengan sangat baik, sehingga hingga saat ini, kaos sablon tetap laris manis di tengah perkembangan dunia dan manusia yang semakin canggih.

Read more...

Persyaratan Kain atau Screen untuk Sablon Kaos

posted by Custom on April 3, 2013

Dalam proses sablon kaos kain/screen memegang peranan yang sangat penting. Kain yang umumnya berwarna putih ini merupakan faktor penentu tingkat kualitas dari proses sablon kaos yang dihasilkan. Kain atau screen digunakan sebagai sarana untuk memegang gambar yang terdapat pada permukaan kain dalam sebuah proses sablon kaos, dan terkadang juga sebagai media langsung untuk penyaluran tinta cetak ke kaos yang disablon. 

Print Kaos

Nah bagi Anda yang ingin mendalami sablon kaos manual, Anda perlu mengetahui bahwa tingkat kualitas resolusi gambar yang terbentuk pada kain screen ditentukan oleh jenis dan karakter kain yang digunakan. Adapun persyaratan-persyaratan kain untuk screen adalah:

  1. Daya lentur/fleksibilitas. Karena pada saat dilakukan perentangan pada bingkai cetak kain harus ditarik untuk mendapatkan tingkat keregangan pada permukaan bingkai serta pada waktu dilakukan proses pencetakan screen tidak boleh menyentuh bahan cetak, dengan jarak kira-kira 3-5 milimeter, maka kain haruslah lentur.
  2. Pori-pori tidak berubah atau bergeser. Tujuan utama dari tidak bergesernya pori-pori kain adalah untuk pengendalian penyaluran tinta cetak.
  3. Tahan terhadap bahan kimia. Selama kain digunakan pada tahapan pencetakan kain selalu berhubungan dengan bahan kimia seperti stensil foto, tinta cetak, dan bahan pencuci atau pembersih, maka kain harus dapat tetap bertahan atau tidak mudah rusak.
  4. Mudah dibersihkan. Diharapkan agar kain dapat dipergunakan secara berulang-ulang maka kain harus mudah dibersihkan.
  5. Tahan terhadap gesekan. Pada waktu digunakan screen akan selalu bersentuhan dengan rakel yang memiliki variasi derajat kekerasannya. Dengan demikian gesekan dari rakel tidak dengan mudah mengikis serat kain yang berdampak pada pengalihan tinta cetak dan mengakibatkan kain mudah rusak.
  6. Memiliki keporian yang bervariasi. Dengan adanya variasi pori-pori screen, maka berbagai bentuk bahan serta berbagai macam bentuk gambar dapat dicetak dengan sablon kaos
  7. Variasi dari tingkat kerapatan screen. Sangat berpengaruh pada tahapan pengalihan tinta cetak. dengan banyaknya variasi yang disediakan untuk jenis-jenis kain diharapkan agar lapisan film tinta dapat dengan mudah dialihkan ke atas bahan cetak (media cetak) yang dipergunakan.
Read more...

Cara Amatir Menyablon Kaos

posted by Custom on April 8, 2013

Ya, kadang-kadang Anda ingin berkreasi sendiri. Kadang-kadang Anda ingin mencoba sesuatu yang baru, tanpa bantuan orang lain, untuk membuktikan bahwa Anda cukup kreatif dan terampil dengan tangan Anda. Atau Anda semata-mata sedang lelah melihat kaos polos Anda yang, ya, polos. Hampir tak ada yang menarik padanya. Jadi Anda memutuskan Anda harus melakukan sesuatu pada kaos tersebut. Sebab bila tidak, Anda mungkin tak akan memakainya lagi. 

Sablon Kaos Murah

Jadi marilah kita melakukan sesuatu dengan sablon kaos Anda. Mari kita menyablon secara amatir kaos ini. Tenang, yang dimaksud amatir adalah, ini cara yang sangat-sangat sederhana untuk menyablon kaos, manual dan tidak menggunakan mesin. Tetapi bukan berarti hasilnya jelek lho. Malah kebanyakan kaos yang diproduksi secara amatiran oleh para seniman malah menarik perhatian banyak orang. Yang penting sekarang kan niat untuk melakukannya. Niat untuk menekuni setiap prosesnya, dan niat untuk menuntaskannya sampai selesai, tidak setengah-setengah, dan bersedia mengulangi proses jika usaha pertama gagal. Sebab namanya amatiran, sudah pasti penuh dengan eksperimen, alias coba-coba. Tapi begitu Anda menemukan trik yang tepat, Anda akan melakukannya dengan mudah.

  • Pertama, siapkan dulu bahan-bahan dan alat-alat yang dibutuhkan. Kaos polos pastinya, dalam warna apa saja, asal hindari warna hitam jika Anda baru mencoba menyablon. Karena warna hitam lebih sulit ditaklukkan oleh cat sablon kaos. Lalu, siapkan plastik mika yang biasa digunakan untuk menjilid buku. Gunting, spidol permanen, saringan/ screen sablon berbentuk kotak sesuai dengan urukan yang dibutuhkan, serta sablon kaos yang sesuai. Jangan lupa juga siapkan alat perata cat yang disebut rackle. Alat ini digunakan untuk meratakan cat  pada screen, seperti menggiling cat agar rata.
  • Kedua, cari gambar yang cukup sederhana, namun menarik, untuk menjadi bahan sablon kaos Anda. Jika Anda baru pertama kali menyablon, pilihlah gambar yang tak terlalu banyak warna, atau bahkan satu warna lebih baik jika Anda tak ingin terlalu repot. Setelah mendaaptkan ide gambar, gambarlah lebih dulu polanya pada sebuah kertas, sambil menentukan warna setiap bagian.
  • Ketiga, setelah menggambar pola dan mengetahui dengan pasti berapa warna yang digunakan dan pada bagian mana, pindahkan pola tadi ke plastik mika dengan membedakan warnanya. Gambarlah pola dengan spidol permanen. Jadi misalnya, satu mika memuat semua bagian yang memiliki warna merah, mika lainnya memuat semua bagian yang memiliki warna hitam. Sebaiknya gambaran berada di tengah-tengah mika.
  • Keempat, jika setiap warna sudah ada polanya, tentukan warna apa dulu yang ingin Anda kerjakan. Lebih nyaman untuk memulainya secara urut. Lubangi pola pada mika tersebut, lalu letakkan pada screen/saringan dan mulai mengolesnya dengan cat. Otomatis bagian yang terkena warna cat adalah bagian yang telah Anda lubangi. Pastikan mika tidak bergeser di dalam saringan, karena itu akan mengacaukan catnya. Lakukan seperti itu untuk yang lainnya hingga terbentuk gambar secara penuh.

Karena namanya amatiran, Anda harus mencari lebih banyak sumber untuk membuat proses sablon kaos Anda semakin baik dan lancar. Ada banyak sumber di internet yang dapat membantu Anda, mulai dari cara, bahan-bahan, dan alat-alat yang dibutuhkan. Selamat menyablon!

Read more...