Maaf, browser anda tidak support javascript

Posts Tagged with sablon murah

Bagaimana Mendesain Kaos Anda Sendiri

posted by Custom on March 19, 2013

Tentu lebih menyenangkan membeli print kaos yang sudah jadi di outlet-outlet favorit Anda. Lebih cepat, dan tidak repot, Anda cukup memilih, mencoba ukuran, dan membayarnya di kasir. Tapi masalahnya, jika Anda adalah seorang yang bergerak di bisnis kreatif dan lebih senang jika segala sesuatunya benar-benar merefleksikan ekspresi hati Anda, maka Anda mungkin akan kesulitan menemukan kaos yang pas di hati. Di sinilah opsi mendesain sendiri print kaos Anda mulai menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan. Lagipula, mendesain kaos tidak sulit kok, Anda hanya perlu mengikuti beberapa tahapan di bawah ini, dan mungkin saja dengan tuntunan langkah-langkah tersebut, Anda bukan hanya akan menciptakan sebuah desain yang unik, tapi juga berhasil menjual kaos hasil rancangan Anda pada orang lain.

Desain Kaos Sendiri

  • Rencanakan Desain Anda. Mulailah dengan menanyakan pada diri Anda sendiri tujuan dari print kaos ini. Apakah Anda membuatnya untuk diri Anda sendiri, atau untuk mengiklankan perusahaan Anda, atau sebagai deklarasi terhadap suatu ‘pesan’ yang ingin Anda sampaikan? Jika Anda memiliki logo yang ingin Anda cantumkan maka pastikan logo tersebut nampak jelas dalam desain Anda. Pikirkan juga gaya desain yang ingin Anda tampilkan, apakah simple, lucu, minimalis, dramatis, komersial, artistik, atau sesuatu yang lain? Semu warna apa yang menurut Anda sesuai dengan tema yang Anda pilih? Selain itu pertimbangkan pula seberapa besar desain tersebut pada kaos Anda, apakah desain Anda akan tampak pada bagian depan sablon kaos, atau juga di bagian belakangnya, dan sebagainya. Gambarkan rancangan Anda di kertas, sampai Anda menemukan suatu bentukan yang pas.
  • Pertimbangkan untuk menggunakan foto pada rancangan Anda Menggunakan foto dapat menambah keindahan dan daya tarik desain Anda. Anda dapat menggunakan foto seorang tokoh, selebriti, atau siapapun yang mewakili ide kaos ini. Namun hati-hati dengan hak cipta foto-foto tersebut, dan jangan menggunakan foto yang Anda peroleh dari internet tanpa seijin pemiliknya.
  • Ubah sketsa Anda menjadi image digital Saatnya memasukkan sketsa Anda ke komputer dan mengolahnya dengan program-program digital seperti Adobe Photoshop atau Illustrator. Sempurnakan garis-garis sketsa Anda dengan berbagai tools di dalam program tersebut.
  • Perindah desain Anda Bermainlah dengan filter, warna, terang dan kontras warna, saturasi, serta efek-efek komputer lain yang dapat Anda temukan. Pastikan desain sablon kaos Anda menjadi lebih dinamis dengan tambahan efek-efek yang tepat.
  • Tambahkan teks Memang, Anda dapat menggunakan semua jenis font tapi pastikan font tersebut mudah dibaca, apalagi jika desain Anda cukup padat. Usahakan agar tulisan lebih menonjol daripada gambar, agar orang dapat lebih memahami maksud kaos yang Anda rancang.
  • Buatlah prototype Cara mudah untuk membuat prototype dari rancangan di komputer adalah dengan mencetaknya pada transfer paper dan memindahkan desain tersebut ke kaos.
  • Produksi kaos Anda Jika Anda sudah merasa puas dengan desain yang Anda buat, Anda dapat langsung memproduksi print kaos ini. Untuk skala kecil, Anda dapat tetap menggunakan transfer paper untuk membuat kaos. Tapi untuk skala besar, sebaiknya Anda menyerahkan proyek penyablonan kaos tersebut kepada pihak yang profesional.
Read more...

Memahami Cetak Sablon Kaos

posted by Custom on March 25, 2013

Sebelum Anda dapat mencetak kaos dengan teknologi sablon, Anda perlu memahami terlebih dahulu seperti apakah cetak sablon atau screen printing itu sebenarnya. Dan walaupun Anda tak begitu tertarik untuk mendalami teknis, karena di Custom.co.id Anda tinggal mengirimkan pesanan dan kami yang melakukan keseluruhan proses cetak kaos sehingga Anda langsung menerima kaos dengan gambar rancangan Anda di atasnya dalam waktu yang singkat tanpa repot-repot bergelut dengan teknikal. Namun menilik sedikit tentang sablon kaos dapat menjadi suatu pengalaman yang menarik juga dapat meningkatkan kreativitas Anda, karena memahami sablon kaos juga berarti memahami apa yang dapat Anda lakukan dengan sablon. Karena kita tak pernah tahu, ternyata kita dapat melakukan banyak hal dengan sablon. Kita tak menyadarinya, sebab kita tak pernah meneliti prosesnya. Nah, dalam kesempatan ini, mari kita mempelajari proses cetak yang sederhana ini dan memperkaya pengetahuan kita.

sablon kaos

Cetak sablon merupakan proses stensil untuk memindahkan suatu citra ke atas berbagai jenis media atau bahan cetak seperti : kertas, kayu, metal, kaca, kain, plastik, kulit, dan lain-lain. Wujud yang paling sederhana dari stensil terbuat dari bahan kertas atau logam yang dilubangi untuk mereproduksi atau menghasilkan kembali gambar maupun hasil dari suatu rancangan desain. Stensil tersebut selanjutnya merupakan gambaran negatif dari gambar asli atau original dimana detail-detail gambar yang direproduksi memiliki tingkat keterbatasan terutama bila mereproduksi detail-detail yang halus. Pada teknik cetak sablon kaos acuan yang berupa stensil dapat juga melalui tahapan fotografi, yang pada umumnya dikenal dengan istilah film hand cut. Film photographi dan emulsi stensil direkatkan ke atas alat penyaring (screen) yang dibentangkan pada sebuah bingkai yang terbuat dari bahan kayu maupun logam yang berfungsi sebagai pemegang bagian dari suatu desain, dan harus mampu menahan bagian yang digunakan selama proses penyablonan berlangsung. Adakalanya para perancang grafis melakukan tahapan desain secara langsung pada permukaan alat penyaring dengan bahan yang disebut “tusche” dan kemudian menutup keseluruhan sablonan dengan lem. Tusche selanjutnya dicuci dengan bahan pelarut agar diperoleh bagian yang dapat mengalirkan tinta pada permukaan alat penyaring.

Pada awal abad ke 20 proses pelaksanaan sablon kaos mulai menggunakan kain/screen yang terbuat dari bahan sutera yang semula dipergunakan untuk menyaring tepung. Dari sinilah maka istilah sablon kaos dikenal dengan sebutan “silk screen printing” yang digunakan pada tahapan proses cetak. Karena sutera harganya cukup mahal, serta memiliki kekuatan yang kurang baik, serta secara dimensional kurang stabil, maka kemudian diganti dengan bahan yang terbuat dari nilon dan selanjutnya dengan poliester. Sedangkan untuk keperluan cetak, alat-alat atau benda-benda elektronik dipergunakan kain (screen) yang terbuat dari bahan stainless steel/logam.

Serat kain dibuat/dianyam/dirajut menurut standar dan diproduksi dengan berbagai ukuran tergantung dari tingkat ketebalan serat benang yang akan menghasilkan tingkat kerapatan anyaman.

Read more...