Cutting sticker murah, pelayanan cutting sticker tercepat

Asal Mula Proses Die Cutting untuk Cutting Sticker

posted by Custom on August 19, 2015

Cutting sticker merupakan salah satu cara dalam pembuatan sticker. Cara ini adalah cara yang paling terbaru, namun belum ada sejak jaman dulu. Sehingga untuk melalui cutting sticker perlu melalui die cutting terlebih dahulu. Prosess tersebut masih dilakukan dalam pembuatan stiker, baik cetak stiker dinding ataupun stiker nama hingga saat ini.


Perkembangan Sejarah Proses Die Cutting untuk Cutting Sticker

Die cutting merupakan proses yang sudah dikenal sejak puluhan tahun yang lalu sebelum cutting sticker. Proses ini dapat digunakan pada berbagai jenis material sticker, seperti foil, plastik, karet, pita perekat, fiberboard, lembaran-lembaran metal, stereofoam, dan paperboard. Pada industri kulit dan metal, proses die cutting lebih dikenal dengan sebutan ‘clicking’ dan ‘clicking machine’ pada mesinnya. Apabila bahan sticker yang digunakan adalah kertas, proses ini bernama ‘dinking’, dengan hasilnya berupa kerdus, amplop, label, stiker dinding, dan stiker nama.

Pada abad ke-19, die cutting digunakan dalam proses pemotongan kulit pada industri sepatu. Namun, semakin majunya perkembangan teknologi membuat proses ini juga digunakan pada label, perangko, dan stiker berupa stiker dinding serta cetak stiker nama.

Die cutting mempunyai dua macam proses pembuatan sticker, yaitu flatbad dan rotary prosses. Flatbad memiliki kecepatan bekerja yang lebih lambat dibanding rotary, namun alat-alat dalam proses pembuatan cetak astiker ini terbilang cukup murah. Sehingga sangat cocok digunakan untuk produksi atau usaha cetak sticker yang lebih kecil. Sedangkan rotary prosses dilakukan sejalan dengan proses cetak. Kedua macam proses ini memiliki perbedaan yang mencolok, yaitu dari besar kecilnya biaya produksi.

Dalam prosesnya, rotary die cutting menggunakan cetakan berbentuk silinder dalam mesin press yang bergerak berputar. Awalnya, lembaran material cetak stiker di masukkan ke dalam area ‘station’. Dalam area tersebut terdapat sebuah alat berputar yang berguna untuk memotong kertas serta membuat lipatan dan porforasi dalam cetak stiker. Pada umumnya proses ini bekerja sejalan dengan mesin sticker printing karena terkoneksi satu sama lain. Beberapa station dapat digabungkan untuk memotong lembaran stiker dengan bentuk tertentu.

Pada rotary die cutting dapat digunakan beberapa tempat cetak stiker, seperti cetakan yang dapat disesuaikan, cetakan ukiran, dan peralatan plat magnetik. Cetakan yang dapat disesuaikan (adjustable dies) menggunakan pisau yang dapat diganti dengan pisau lain sesuai dengan materi stickers yang akan dipotong dan tujuan pemotongannya. Cetakan ukiran dibuat oleh mesin dari baja batangan dan cetak stiker mempunyai toleransi yang cukup tinggi. Sedangkan peralatan plat magnetik terdapat silinder dengan magnetik yang berada di dalam cetak stiker.

Proses pembuatan stickers memanglah cukup berpengaruh untuk menentukan kualitas sticker. Tapi sticker printing juga harus diperhatikan untuk menghasilkan cetak stiker yang bagus. Menyesuaikan sticker printing dengan prosesnya perlu dilakukan agar hasil stickers juga sejalan dengan pembuatan yang maksimal.

Demikianlah artikel mengenai sejarah proses die cutting untuk cutting sticker. Pemahaman mengenai hal ini sangat diperlukan terutama bagi mereka yang ingin memulai usaha di bidang pembuatan cetak stiker biasa, ataupun cetak stiker dinding dan stiker nama. Selain itu, sticker printing juga harus diperhatikan untuk mendapatkan stickers yang berkualitas. Semoga dengan artikel ini mampu menambah wawasan kita terhadap cutting sticker.